Jelang Final, Nilmaizar Terapkan Aturan Khusus Untuk Pemainnya

Pelatih Semen Padang itu tak ingin timnya terlalu bereuforia sebelum membawa pulang Piala PJS ke Padang.

Pelatih Semen Padang, Nilmaizar meminta pemainnya tak larut dalam euforia jelang melawan Mitra Kukar pada laga final Piala Jenderal Sudirman (PJS) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (24/1). Karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, dan bisa menjadi bumerang. 

Hal itu diingatkannya lagi kepada para pemainnya saat menjalani latihan di Lapangan Sutasoma 77 Halim Perdanakusuma Jakarta, Jumat (22/1) pagi. Pada latihan itu, Nil tak menjejali pemainnnya dengan latihan yang berat. "Kita hanya latihan ringan, titik beratnya pemulihan fisik saja," ucap Nil, usai latihan. 

Dia menekankan agar para pemainnya fokus pada pertandingan. Bahkan untuk hal-hal tertentu, Nil menerapkan aturan-aturan khusus agar pemain lebih fokus dan disiplin jelang laga final. Utamanya agar kondisi fisik tetap terjaga. 

"Saya tak bosan-bosannya mengingatkan, kita ke Jakarta bukan untuk piknik, tapi untuk perang. Untuk perang kita perlu kondisi yang prima. Saya terapkan, setelah jam 10 malam tak ada lagi pemain yang keluar kamar," tegas mantan pelatih tim nasional Indonesia itu. 

"Bawa pulang dulu piala, setelah itu kami akan membebaskan pemain untuk melakukan apa yang mereka inginkan," tambahnya. 

Menurutnya, yang terpenting adalah timnya bisa menampilkan secara maksimal apa yang mereka miliki di partai final nanti. "Dan tak lupa banyak-banyak bersyukur karena telah memberikan kesempatan kita bermain di final," ujarnya.(gk-33)