Jember United Dituding Curi Umur

Jember United melaju ke putaran final Piala Menpora U-14 setelah mengalahkan ASIFA.

Manajemen Aji Santoso international Football Academy (ASIFA) Malang menuding Jember United melakukan pencurian umur di turnamen Piala Menpora U-14, dan mereka akan mengajukan protes.

Jember United menjadi wakil Jawa Timur di putaran final Piala Menpora U-14 setelah mengalahkan Asifa Malang dengan skor 2-1 di Stadion Gajayana, Minggu (7/8). Dua gol Jember United dicetak Taufik Hidayat di menit keempat dan 46. Sementara gol balasan Asifa dilesakkan Syadiq Alif di menit ke-14.

“Kami sangat senang anak-anak mampu berjuang dengan sangat baik. Tapi saya pikir mereka [Jember United] memainkan pemain kelahiran di atas 2002, dan ini berarti mereka mencuri umur,” cetus manajer ASIFA Syukrian.

“Saya tidak asal tuduh. Sebelum pertandingan ini, banyak tim lain memprotes keberadaan pemain nomor 3, 12, 7 dan kiper Jember United. Nomor 12 hari ini [kemarin] tidak dimainkan, padahal dia adalah pemain inti, tentu ini makin mengundang rasa curiga kami.”

“Bukan Asifa saja yang protes melainkan dari YTL Power [Probolinggo] dan Mitra Surabaya. Lihat saja mereka secara postur dan struktur tulang yang melebihi usia 14 tahun. Kami sudah punya bukti, dan akan meneruskan protes ini ke Jakarta. Sepakbola usia dini harus diselamatkan dari oknum yang berbuat curang.”

Di sisi lain, manajer Jember United Sirajuddin merasa jengah dengan tuduhan pencurian umur. Sirajuddin pun siap menantang para penuduh untuk membuktikannya.

“Dari seleksi regional kota, kami sudah diperiksa dari berkas hingga fisik. Kami tidak mengalami masalah, jika bermasalah tentu saja kami sudah tidak ikut turnamen ini,” kata Sirajuddin.

“Mereka menuduh pemain kami punya postur tinggi. Padahal postur tinggi bukan hitungan secara usia. Kami di Jember United sangat memperhatikan gizi pemain, dan wajar jika mereka punya fisik yang bagus. Jika mereka punya bukti, silakan dilaporkan, dan kami akan menerima jika memang terbukti.”

Sementara itu, ketua panitia Piala Menpora Jawa Timur, Heri Setiawan mengaku lega Piala Menpora U-14 berlangsung dengan sukses. Semua tim bertanding secara sportif, dan tidak ada masalah terkait jalannya pertandingan. 

“Kalau dari pihak ASIFA mengajukan protes, kita terima, asal buktinya lengkap, karena kita sangat ingin sepakbola ini bersih dari hal-hal seperti itu [pencurian umur],” kata pria yang juga menjabat komisi disiplin asosiasi PSSI Kota (Askot) Batu ini. (gk-48)

Topics