Jeonbuk Hyundai Motors Juara Liga Champions Asia 2016!

Jeonbuk Hyundai Motors berhasil keluar sebagai kampiun Liga Champions Asia 2016, setelah sukses kalahkan Al Ain lewat agregat 3-2.

Jeonbuk Hyundai Motors berhasil meraih gelar Liga Champions Asia 2016, setelah kalahkan Al Ain di partai final lewat agregat 3-2, Sabtu (26/11) malam WIB.

Pada leg kedua yang dihelat di markas Al Ain, wakil Korea Selatan itu sukses memaksakan hasil imbang 1-1 guna menjaga keunggulan  2-1 di kandang saat leg pertama lalu.

Cuplikan pertandingan leg pertama lalu

Babak Pertama

Bermain di markasnya sendiri, Hazza Bin Zayed Stadium, Al Ain tampil menggebu-gebu. Maklum selain karena ini partai final, mereka juga memiliki kewajiban membalikkan kekalahan 2-1 di leg pertama atas Jeounbuk.

Baru tiga menit pertandingan berjalan, petaka mendera Jeonbuk yang harus kehilangan Ricardo Lopes akibat cedera. Posisinya kemudian digantikan Gyo-Won Han. Pengaruhnya cukup kuat, karena Jeonbuk jadi urung bermain melebar, layaknya taktik yang biasa mereka andalkan.

Al Ain kemudian mutlak menguasai jalannya pertandingan. Ancaman pertama hadir melalui Ahmed Barman di menit ke-11. Umpan superakurat Moreno Asprilia dari sisi kanan yang tinggal disonteknya luput, kendati sudah lepas dari halangan kiper Jeonbuk, Soon-Tae Kwon.

Belum berhenti di menti ke-23 tandukan ujung tombak Al Ain, Douglas, lagi-lagi berkat assist Asprilia melesat tajam ke gawang Jeonbuk. Ajaib, karena Tae Kwon berhasil menangkisnya.

Penyerang asal Brasil itu kembali menyiakan peluang, setelah tendangan saltonya di menit ke-29 gagal menemui sasaran kendati Tae Kwon sudah mati langkah.

Keasyikan menyerang, Al Ain justru dikejutkan dengan gol Jeonbuk melalui peluang perdananya yang lahir di menit 30. Pemain pengganti, Won Han secara tak terduga mencatatkan namanya di papan skor usai menyontek umpan sepak pojok Jae-Sung Lee. Skor 1-0 untuk wakil Korsel tersebut!

Reaksi cepat lantas ditunjukkan Al Ain dengan langsung menyamakan kedudukan 1-1, melalui sepakan Myeong-Ju Lee empat menit berselang. Wakil Uni Emirat Arab tersebut sejatinya bisa menutup babak pertama denga keunggulan 2-1, andai eksekusi penalti Douglas tak melambung.

Babak Kedua

Di babak kedua ini, satu kerugian cukup signifikan mendera Al Ain karena mereka tak didampingi pelatihnya, Zlatko Dalic. Sang juru taktik diusir di penghujung babak pertama, karena dinilai jadi provokator kerusuhan yang terjadi antara ofisial kedua klub.

Meksi begitu hal tersebut nyatanya tak terlampau tampak di atas lapangan, karena Al Ain kembali mutlak menguasai jalannya pertandingan. Statistik bahkan mengukur dominasi mereka hingga 67 persen atas Jeonbuk.

Peluang bersih pertama datang melalui bombernya, Douglas, di menit 56. Tandukannya menyambut umpan silang Omar Abdulrahman, tipis melambung di atas mistar musuh. Percobaan keduanya melalui cara yang sama tiga menit berselang, juga mendapat hasil identik.

Di menit ke-63, Asprilia nyaris saja mengubah kedudukan 2-1 andai tandukan point-blank-nyat tak sigap ditangkap Taw Kwon. Sejak momen tersebut kiper Jeonbuk ini menjelma jadi pahlawan di lini pertahanan.

Tercatat tiga peluang emas yang hadir selama periode menit 60 hingga 80, berhasil digagalkannya. Mulai dari tandukan dan sepakan kencang Douglas, hingga tembakan jarak dekat Diaky Ibrahim.

Performa gemilang penjaga gawang berusia 32 tahun tersebut, pada akhirnya jadi pemasti kedudukan berakhir imbang 1-1. Jeonbuk pun resmi jadi juara Liga Champions 2016, lewat keunggulan agregat 3-2.

Prestasi ini jadi raihan kedua Greens Warriors di turnamen prestis tersebut, setelah sebelumnya jadi kampiun pada edisi 2006 silam.

Susunan Pemain:

Al Ain (4-2-3-1): Essa; Fawzi, Ahmed, Fayez, Salem; Barman, Ju Lee; Aprilia, Omar, Caio; Douglas.

Jeonbuk Hyundai Motors (4-1-4-1): Tae Kwon; Soon Choi, Il Kim, Jae Park, Hwan Cho; Soo Kim; Syung Lee, Kyung Kim, Gok Lee, Leonardo; Lopes.