Jika Berulah, PSSI Tak Segan Depak Klub Delapan Besar Liga 2

Babak delapan besar akan dilaksanakan di Stadion Wibawa Mukti dan Patriot Candrabhaga dengan harapan mudah dikontrol.

Ketua umum PSSI Edy Rahmayadi tak segan mendepak klub delapan besar Liga 2 2017, jika sampai menimbulkan kekacauan pada babak delapan besar yang digelar pada 9-16 November, di Cikarang dan Bekasi.

PSSI menjadikan Stadion Wibawa Mukti di Cikarang dan Stadion Patriot Candrabhaga di Bekasi sebagai venue babak delapan besar dengan harapan agar fase tersebut berjalan dengan kondusif dan mudah dikontrol.

Liga 2 musim ini memang terlampau keras dan bertensi tinggi sehingga kerap terjadi kerusuhan di lapangan, eror dari wasit hingga bentrok antarsuporter karena semua berjuang untuk promosi dan menghindari degradasi.

"Sudah ada tim khusus yang mengawasi. Karena itu sudah disiapkan. Kami sudah sampaikan, kalau terjadi (kericuhan) lagi, akan kami hentikan dan, dinyatakan tidak masuk (coret)," tegas Edy di Makostrad.

Babak delapan besar ini dipecah menjadi dua grup dengan Grup X yang bermain di Stadion Wibawa Mukti dihuni oleh Persis Solo, PSMS Medan, Kalteng Putra, dan Martapura FC.

Sementara untuk Grup Y yang dimainkan di Stadion Patriot, terdapat PSIS Semarang, PSPS Riau, Persebaya Surabaya, dan PSMP Mojokerto Putra.