Johor Darul Takzim Jajaki Kolaborasi Dengan Juventus

Juara liga utama Malaysia lima kali beruntun tersebut terus melebarkan ambisi di level internasional.

Juara Malaysia Super League (MSL) Johor Darul Takzim tengah merancang potensi kolaborasi dengan raksasa Serie A Italia, Juventus.

Tunku Ismail Idris selaku bos besar JDT sekaligus putra mahkota Johor akan terbang ke Italia pada Februari mendatang untuk bertemu dengan petinggi Juventus termasuk keluarga Agnelli sebagai pemilik.

Peluang adanya kerjasama ini muncul setelah Tunku Ismail Idris menjalin hubungan baik dengan agen ternama, Jorge Mendes.

Seperti diketahui, Mendes merupakan agen yang menaungi Cristiano Ronaldo dan sukses membawa superstar Portugal itu meninggalkan Real Madrid demi bergabung dengan Juventus pada awal musim 2018/19.

"Setelah perbincangan telepon dengan teman baik saya Jorge Mendes, saya akan mengadakan kunjungan ke Italia untuk bertemu pemilik Juventus, keluarga Agnelli," tulis Tunku Ismail Idris melalui akun Twitternya.

"[Kunjungan tersebut] untuk membicarakan potensi kolaborasi antara Johor Darul Takzim FC dan raksasa Italia, Juventus."

JDT, yang menjuarai MSL secara beruntun selama lima tahun terakhir, sebelumnya sudah memiliki kerjasama dengan Borussia Dortmund dan Valencia.

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Komisi disiplin (Komdis) konfederasi sepakbola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi denda kepada PSSI setelah dianggap lalai meminta pemain timnas Indonesia U-19 berjabat tangan di Piala Asia U-19 Oktober lalu. . Komdis AFC menilai PSSI telah melanggar pasal 50 kode disiplin dan etik terkait jabat tangan pascalaga antara Indonesia dan Qatar pada 21 Oktober. Kala itu, Qatar memetik kemenangan 6-5. Akibat kelalaian tersebut, AFC menjatuhkan denda sebesar 1.000 dollar AS, atau sekitar Rp14 juta. . “Terdakwa gagal memastikan semua pemainnya melakukan jabat tangan fair play setelah pertandingan,” demikian pernyataan Komdis melalui laman resmi AFC. . Selain kepada PSSI, AFC juga menjatuhkan denda serupa kepada Thailand dan Qatar. Tim terakhir mendapat denda dua kali, karena pemain mereka juga tidak berjabat tangan saat melawan Thailand. . Sementara itu, pelatih Tajikistan Ergashev Mubin dikenakan denda sebesar 5.000 dollar AS, atau sekitar Rp71,5 juta, karena memberikan komentar yang buruk saat menghadapi Korea Selatan di laga perempat-final.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Kapan Undian Babak 16 Besar Liga Champions?
2. Presiden FIFA: Sepakbola Indonesia Dikelola Orang Yang Tepat
3. Persebaya Surabaya Pinang Evan Dimas
4. Tantang Liverpool, Jose Mourinho Disarankan Coret Paul Pogba
5. Tanpa Milan, Ini Peserta 32 Besar Liga Europa
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer Banner AFF 2018

Topics