Jordi Alba Sedih Ditinggal Gerardo Martino

Alba merasa Martino secara tidak adil dihujani kritik dari fans dan media.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter
Bek Barcelona Jordi Alba mengaku sedih dengan kepergian pelatih Gerardo Martino yang diumumkan usai laga penutup La Liga melawan Atletico Madrid.

Mantan bos Newell’s Old Boys hanya bertahan semusim di Camp Nou - hanya mempersembahkan trofi Supercopa de Espana dan mendapat banyak kritik karena gaya bermainnya. Namun, bek Spanyol mengklaim entrenador berpaspor Argentina secara tidak adil dihujani kritik oleh fans dan media.

“Musim ini tidak bagus. Saya merasa sedih untuk semua rekan setim, karena kami yang benar-benar sangat merasakannya, untuk fans dan Tata, karena dia dikritik tanpa dasar keberanaan.

“Saya benar-benar merasa sedih untuk pelatih.”

Alba kemudian mengomentari pernyataan Presiden Josep Bartomeu yang menjanjikan perubahan signifikan di Camp Nou, dan penunjukkan Luis Enrique sebagai pelatih.

“Presiden orang yang menentukan jalan yang akan diambil klub, apakah mereka berakhir baik atau buruk.

“Jika presiden mengatakan demikian, maka dia memiliki alasan. Apa pun yang mereka lakukan kami yakin itu akan bagus untuk kami. Kami menghormati perekrutan dan penjualan klub. Itu hanya aturan kehidupan.

“Saya sangat menyukai [Luis Enrique] sebagai pemain dan mendengar banyak hal bagus mengenainya sebagai pelatih. Dia pemain panutan. Karakternya benar-benar menonjol.”

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics