Jose Mourinho Anggap Pemain Era Modern Terlalu Dimanjakan

The Special One menyadari ada banyak hal yang berubah dengan kebiasaan para pemain muda seiring dengan perkembangan zaman.

Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengklaim para pemain modern terlalu dimanjakan, terutama dalam soal pemberian label 'masa depan'.

Juru taktik asal Portugal tersebut memiliki catatan sukses besar di Eropa, mampu memenangkan berbagai gelar juara saat menangani Porto, Chelsea, Inter, Real Madrid dan United.

Mourinho mengungkapkan bahwa dirinya harus mengubah gaya kepelatihannya dalam beberapa tahun terakhir lantaran adanya perubahan sifat kebutuhan para pemain muda, dan mengatakan pemain dengan kedewasaan seperti Frank Lampard mustahil untuk muncul kembali.

"Saya harus beradaptasi dengan dunia yang baru dan seperti apa para pemain muda sekarang ini," ungkapnya kepada France Football.

"Saya harus bisa memahami perbedaan bekerja dengan para pemain seperti Frank Lampard, yang ketika berusia 23 tahun sudah dewasa dalam hal pekerjaan dan profesionalisme, dan para pemain zaman sekarang di usia yang sama tetapi masih seperti bocah."

"Sekarang, saya memanggil mereka anak-anak bukan pria dewasa. Karena saya pikir mereka cukup bandel dan segala yang ada di sekitar mereka tak begitu membantu dalam hidup mereka sendiri atau pekerjaan saya. Maka saya harus menyesuaikan."

"Sepuluh tahun yang lalu, tidak ada pemain yang memegang telepon genggam di ruang ganti. Sekarang segalanya berbeda. Tapi Anda harus menghadapinya, karena jika Anda tak sepakat maka akan ada konflik dan Anda membawa diri sendiri ke zaman batu."

Mourinho mengawali karier kepelatihannya bersama Vitoria de Setubal pada awal 1990 dan sejak saat itu telah berpindah-pindah sebanyak delapan kali termasuk dua di antaranya menangani Chelsea.