Jose Mourinho Enggan Lanjutkan Filosofi Louis Van Gaal

The Special One memiliki filosofi sepakbola yang berbeda dari yang diaplikasikan pendahulunya di Old Trafford.

Jose Mourinho menegaskan bahwa gaya sepakbola yang akan diterapkannya di Manchester United akan lebih intens ketimbang milik Louis van Gaal.

Van Gaal mendapat banyak kritikan ketika menangani Red Devils dengan gaya penguasaan bola yang mengorbankan sisi lapangan dan dianggap terlalu berisiko, sementara Mourinho merasa tak akan fokus pada satu jenis filosofi melainkan akan mengembalikan intensitas ke United.

"Ya, kami akan menampilkan permainan yang berbeda dari musim lalu. Tuan Van Gaal jelas merupakan manajer top dan filosofinya sangat jelas," ujar Mou kepada MUTV.

"Filosofi saya berbeda, bukan lebih baik. Hanya berbeda. Gaya sepakbola saya berbeda."

"Saya lebih banyak vertikal, lebih menekankan intensitas. Saya suka penguasaan bola sebagai cara untuk membuka peluang secara vertikal. Saya tak suka jika hanya menahan lama demi meningkatkan statistik penguasaan semata."

"Saya tak takun untuk memainkan laga dengan banyak transisi, akan ada banyak yang muncul selama pertandingan dan saya menekankan agar tak takut kehilangan bola. Saya tak takut akan risiko."

Hanya saja, The Special One menyatakan tak akan menerapkan gaya permainan yang spesifik, akan tetapi lebih bisa beradaptasi dengan komposisi pemain dan situasi yang dihadapi.

"Gaya permainan, para pemain akan menyumbangkan kontribusi besar," lanjut Mou.

"Saya berpikir tentang salah satu karakteristik saya sebagai manajer dan itu adalah bagaimana saya bisa beradaptasi dengan apa yang saya miliki di tangan."

"Saya merasa itu sebagai salah satu kekuatan, saya tak membela bahwa seorang manajer hanya harus punya satu gaya permainan, seorang manajer harus bisa beradaptasi dan menciptakan sistem yang cocok untuk realita saat ini."