Jose Mourinho Ingin Jadi Legenda Manchester United

Ia menyebut dirinya sebagai legenda di Porto, Inter, dan Chelsea. Manajer asal Portugal itu kini ingin mempersembahkan banyak trofi dan jadi legenda Man United.


OLEH DIMAS PANJI SETYADI   Ikuti di twitter


Manajer Manchester United Jose Mourinho menyatakan dirinya adalah legenda di beberapa klub yang pernah ia tangani, dan kini ingin meraih predikat yang sama di Old Trafford.

Manajer asal Portugal itu meraih berbagai kesuksesan dalam kariernya di dunia kepelatihan dengan meraih gelar bergengsi bersama klub-klub besar dunia.

Kesuksesannya berawal saat masih melatih Porto, gelar juara Liga Champions merupakan salah satu prestasi yang ia raih di klub Portugal itu. Setelah itu ia pun hengkang ke Chelsea dan sukses mempersembahkan berbagai gelar juara di kompetisi domestik bagi klub asal Inggris itu.

SIMAK JUGA: Jose Mourinho Ingin Para Pemain Manchester United Keluar Dari Zona Nyaman

Mourinho kemudian menjuarai Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions saat menangani Inter. Setelah itu ia pun mampu menghentikan dominasi Barcelona setelah sukses menjadi juara La Liga Spanyol bersama Real Madrid.

27 Jose Mourinho Inter Milan Champions League trophy

Pada periode keduanya melatih Chelsea Mou kembali berhasil juara Liga Primer Inggris, kini ia ingin meraih berbagai pencapaian bergengsi bersama United.

Mourinho yakin mampu melakukannya, musim ini ia telah memenangkan Community Shield, dan lolos ke final Piala Liga Inggris. Mou berharap perjuangannya di United bisa membuatnya menjadi legenda klub.

"Saya harus memenangkan berbagai gelar juara untuk klub, seperti yang telah saya lakukan di setiap klub yang saya tangani sebelumnya," ujar Mourinho ketika ditanya apa yang akan ia lakukan untuk bisa menjadi legenda klub, seperti dikutip dari Goal Internasional.

"Saya adalah legenda di klub yang saya tangani. Saya menjadi legenda di Porto, Inter, Chelsea. Saya terlibat dalam sejarah mereka."

SIMAK JUGA: Beda Jose Mourinho & Antonio Conte Versi Eden Hazard

"Di Real Madrid saya masuk dalam sejarah mereka. Di Manchester United saya masuk dalam sejarah mereka karena saya punya foto saat berada di ruangan yang pernah semua manajer mereka tempati. Saya telah memenangkan Community Shield dan belum ada hal lainnya."

"Saya pikir saya telah bekerja sangat keras, lebih keras dari sebelumnya. Tapi pada kenyataannya sejarah mereka tercipta dari banyaknya angka, atau jumlah trofi yang diraih." 

"Sejarah saya sebagai seorang manajer tercipta dari 23 trofi. Saat menjadi yang kedua, atau kalah di final, itu tidak dihitung. Sejarah tercipta dari kemenangan."

"Saat ini kami masih berpeluang menjadi juara di tiga kompetisi. Kami memiliki peluang sebesar 50 persen untuk menjuarai Piala Liga. Kami berada di babak 16 besar Piala FA dan 32 besar Liga Europa," kata manajer berusia 54 tahun tersebut.

United akan menghadapi Southampton di final Piala Liga yang akan berlangsung Minggu (26/2). Di Piala FA mereka akan menghadapi Blackburn Rovers, Minggu (19/2). 

Sementara di Liga Europa klub Ligue 1 Prancis Saint-Etienne telah menanti. Leg pertama akan berlangsung di markas United Old Trafford, Jumat (17/2) dini hari WIB. Sedangkan leg kedua berlangsung Kamis (23/2).