Juara Bertahan Dicoret Dari Liga Champions Asia 2017

Skandal pengaturan skor membuat Jeonbuk Hyundai Motors sebagai juara bertahan tak bisa berpartisipasi di Liga Champions Asia tahun ini.


Klub raksasa Korea Selatan, Jeonbuk Hyundai Motors dipastikan tidak akan bisa mempertahankan mahkota juara mereka setelah didiskualifikasi dari pentas Liga Champions Asia 2017.

Hukuman tersebut dijatuhkan oleh pihak Asosiasi Sepakbola Asia (AFC) pada Rabu (18/1) menyusul skandal pengaturan skor yang melibatkan salah satu klub papan atas kompetisi K-League Classic tersebut.

Tahun lalu, ada salah satu anggota tim pengintai Jeonbuk yang dihukum lantaran terbukti berusaha menyuap wasit pada 2013. Buntutnya, komite disiplin K-League memberikan sanksi pengurangan sembilan poin pada klub dan denda sebesar $85,700.

"Badan independen pembukuan dan kontrol peserta AFC memutuskan bahwa Jeonbuk Hyundai Motors dilarang tampil di kompetisi Asia untuk satu musim 2017 karena keterlibatan mereka dalam aktivitas pengaturan skor saat berlangsungnya K-League musim 2013 dan 2014," demikian bunyi pernyataan resmi AFC.

Jenobuk sukses meraih trofi Liga Champions Asia kedua dalam sejarah mereka tahun lalu setelah memetik kemenangan agregat 3-2 atas wakil Uni Emirat Arab (UEA), Al Ain dalam duel dua leg partai final.

Tahun ini sejatinya mereka punya kesempatan untuk menambah koleksi juara dengan memulai perjuangan dari fase awal di Grup H bersama dengan raksasa Australia, Adelaide United, Jiangsu Suning dari Tiongkok serta pemenang babak play-off, namun harus kandas lantaran menjalani hukuman.