Jupp Heynckes Bela Fans Bayern Munich Soal Protes Harga Tiket

Fans Bayern mengecam harga tiket partai tandang Liga Champions yang mencapai Rp1,6 juta.

Jupp Heynckes membela langkah fans Bayern Munich yang melakukan protes soal harga tiket partai tandang Liga Champions yang dinilai terlampau mahal.

Suporter yang melakukan perjalanan tandang saat Bayern menang 2-1 atas Anderlecht, Kamis (23/11) kemarin, membentangkan spanduk yang mengecam harga tiket mencapai €100 atau sekitar Rp1,6 juta per orang.

Selain membentangkan spanduk, fans klub raksasa Bundesliga Jerman tersebut juga melempar sejumlah lembaran uang palsu ke dalam lapangan sebagai bentuk protes lainnya.

Aksi tersebut membuat Bayern terancam mendapatkan sanksi dari UEFA, dengan kasus tersebut akan dibawa ke proses persidangan yang akan digelar pada 7 Desember mendatang.

Namun, sikap fans Bayern itu justru mendapatkan dukungan dari Heynckes, dengan menyebut mereka sudah melakukan tindakan yang benar untuk protes.

"Jika tiket bernilai €100, maka itu adalah kegilaan," tegas sang pelatih veteran berusia 72 tahun tersebut.

"Mereka [fans] sudah benar. Pada akhirnya, Anda tidak bisa mengelola keuangan seperti itu. Itu seperti Anda berkata, 'mohon kalian tinggal saja di rumah, kami tak ingin menerima kalian di sini'."

"Itu tidak betul. Itulah mengapa ada alasan pembenaran terhadap aksi tersebut. Saya memiliki solidaritas kepada fans dan mendukung aksi protes mereka."

"Secara umum, saya menganjurkan agar harga tiket menjadi normal. Kami butuh fans, pertandingan tanpa atmosfer fans akan buruk bagi sepakbola," tukas Heynckes.