Kalah, Pemain Aljazair Tetap Bangga

Mantan bek Rangers senang negaranya bisa menyulitkan Jerman di Estadio Beira-Rio.

OLEH DEWI AGRENIAWATI Ikuti di twitter
Madjid Bougherra menegaskan Aljazair hampir melakukan sesuatu yang “luar biasa” setelah kalah dari Jerman di Estadio Beira-Rio, Selasa (1/7) dini hari WIB.

Tim Afrika Utara memaksa skuat Joachim Low main imbang tanpa gol selama 90 menit dan beberapa kali menebar ancaman, dengan gol Islam Slimani dianulir karena offside di babak pertama.

Jerman akhirnya memastikan kemenangan lewat Andre Schurrle dan Mesut Ozil di perpanjangan waktu, yang hanya bisa dibalas pemain subtitusi Abdelmoumene Djabou. Meski harus angkat koper, Boughera menegaskan Aljazair seharusnya bangga dengan semangat juang yang ditunjukkan.

“Kami sangat, sangat dekat melakukan hal luar biasa,” katanya usai pertandingan.

“Kami tetap selevel dengan Jerman selama 90 menit. Kami menunjukkan kualitas dan kekuatan. Saya sangat bangga dengan apa yang kami lakukan.

“Saya pikir gol di babak pertama bisa membuat kami lebih percaya diri, ada banyak kesempatan di sana. Tapi itu tidak terjadi. Ketika sebuah tim main dengan hati, ini dasar yang Anda butuhkan untuk sukses.”

Kiper Rais M’Bolhi menyabet Man of The Match setelah melakukan sejumlah penyelamatan impresif.

“Kami bagian dari sejarah sepakbola Aljazair. Kami punya banyak untuk membangun ini. Kami main dalam kondisi sama dengan tim yang lebih besar. Saya harus memberi selamat kepada rekan setim. Tidak banyak aspek yang kami lewatkan hari ini, meski kami kebobolan dua gol.”

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics