Karim Rekik Tunggu Keputusan Manchester City

Kepada Goal Belanda Karim Rekik membahas tentang Manchester City dan ambisinya tampil di Piala Dunia.

EKSKLUSIF JESSE WIETEN PENYUSUN AGUNG HARSYA
Karim Rekik meletakkan keputusan kelanjutan kariernya kepada Manchester City setelah masa pinjamannya di PSV Eindhoven berakhir musim panas ini.

Bek 19 tahun itu bergabung ke PSV sejak awal musim dan langsung merengkuh posisi inti. Rekik rupanya tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Salah satu bukti pengakuan datang dari pelatih timnas Belanda Louis van Gaal yang memberinya kesempatan memulai debut internasional, Maret lalu.

Namun, Rekik belum memastikan komitmennya menjelang musim baru.

"PSV pilihan yang baik. Saya ingin bermain semusim penuh dan itu terwujud. Itu bagus buat perkembangan saya," ujarnya kepada Goal Belanda.

"PSV ingin meminjam saya semusim lagi dan klub sudah membicarakannya, tapi saya belum mendengar apapun. Keputusan tidak di tangan saya. Saya punya kontrak di Manchester City dan kalau mereka mempertahankan saya, saya akan bertahan."

"Untuk situasi seperti sekarang ini, saya akan bergabung ke City usai musim panas."

Rekik kemudian membahas peluang juara City di Liga Primer Inggris mengungguli persaingan dengan Liverpool.

"Sungguh indah mereka akan kembali menjadi juara," tukasnya.

"Saya rasa mereka akan melakukannya. Seperti dua tahun lalu ketika hingga pada saat-saat terakhir, ketika Manchester United sudah merayakan, mereka malah menjadi juara."

"Mereka punya pengalaman itu dan mereka tahu keadaan bisa diubah hingga saat-saat terakhir. Mendadak kita lihat Liverpool kalah dan para pemain City termotivasi. City sudah bermain bagus sepanjang musim dan mencetak banyak gol. Tekanan memang besar, tapi wajar. Semua orang termotivasi."

Saat ini Rekik berada di Hoenderloo mengikuti pemusatan latihan timnas Belanda. Satu lagi impian yang ingin diwujudkannya tahun ini adalah mengikuti Piala Dunia di Brasil.

"Piala Dunia impian saya. Saya merasa baik dan 100 persen fit. Saya harus membuktikan kemampuan, tapi saya tidak tahu apakah saya bakal menembus skuat final. Kami harus memastikan tim Belanda bakal berangkat ke Brasil dengan persiapan penuh," imbuh pemain keturunan Tunisia itu.

"Saya sudah bermain semusim penuh, jadi saya kembali ke City dengan cara berbeda. Apalagi kalau saya bermain di Piala Dunia. Itu akan lebih baik lagi. Saya masih 19 tahun, 23 empat tahun lagi. Saya sangat menginginkannya. Tidak ada istilah Piala Dunia terlalu cepat buat saya. Tidak pernah ada yang terlalu dini. Hal yang bagus jika saya tampil di Piala Dunia saat berusia 19 tahun."

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics