Keberuntungan & 'Fighting Spirit' Bawa Timnas Indonesia Ke Final

Alfred Riedl membeberkan resep membangun timnas Indonesia yang banyak dihuni pemain minim pengalaman.

AFF Suzuki Cup 2016 layaknya perjalanan manis untuk timnas Indonesia yang tak diunggulkan untuk bisa berbuat banyak pada turnamen antarnegara Asia Tenggara ini.

Timnas Indonesia dibekali persiapan hanya tiga bulan, vakum dari pentas internasional selama hampir satu setangah tahun dan Alfred Riedl sebagai pelatih pun dibatasi dalam memilih pemain.

Seiring waktu, ekspektasi untuk timnas Indonesia pun kian tinggi hingga mereka akhirnya mampu menembus final AFF Suzuki Cup edisi ke-20 ini. Bahkan, pada leg pertama final, Boaz Solossa cs mampu membekuk tim kuat Thailand, 2-1, di Stadion Pakansari.

Riedl pun membeberkan resep membangun tim Merah-Putih era ini yang mayoritas dihuni pemain minim pengalaman namun akhirnya bisa lolos dari grup neraka, menyingkirkan Vietnam di semi-final dan mengalahkan Thailand pada leg pertama final.

"Kami coba membangun tim, kami coba membangun kepercayaan diri tim, persaingan di tim. Dengan begitu pemain akan punya percaya diri dan coba bersiang jadi yang terbaik. Kami underdog untuk lawan Thailand, begitu juga lawan Vietnam, tapi kami juga dinaungi keberuntungan dan bisa mengalahkan mereka," papar Riedl, Jumat (16/12).

Pelatih Austria itu menegaskan, bahwa 'fighting spirit' dari para pemain adalah kunci keberhasilan para awak Garuda bisa melangkah sejauh ini. "Kami tentu saja dinaungi keberuntungan, tapi yang paling berperan adalah semangat juang dari tim tentu saja," beber dia.

Leg kedua final AFF Suzuki Cup akan digelar, Sabtu (17/12) besok, di Stadion Rajamangala. Riedl yang nampak rileks menyambut laga itu menyebut bahwa tekanan dari awal justru ada pada Thailand yang berstatus tim unggulan.