Kedatangan Juventus Ganggu Persiapan Persela Lamongan

Menunggu kepastian jadwal yang tak menentu membuat jajaran pelatih Persela kesulitan mengatur program.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN Jajaran pelatih Persela Lamongan mengaku persiapan Laskar Joko Tingkir menghadapi sisa putaran dua Indonesia Super League (ISL) 2014 terganggu dengan kehadiran Juventus dalam rangkaian tur Asia klub Italia itu.

Duel antara Persela dan Mitra Kukar sempat dikabarkan mengalami pengunduran jadwal dari yang semula 8 Agustus menjadi 12 Agustus 2014 lantaran adanya laga ISL Stars kontra Juventus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Rabu (6/8).

Namun rencana ini urung terjadi, dan pertandingan tetap akan dilangsungkan pada 8 Agustus. Imbasnya, persiapan Persela sempat terganggu. Terlebih, pelatih Eduard Tjong dan Srdjan Lopicic, dipanggil memperkuat ISL Stars.

“Kemarin memang sempat akan diundur menjadi 12 Agustus. Tapi batal, dan laga tetap akan dilangsungkan pada 8 Agustus. Ini yang membuat persiapan kami sempat sedikit kacau,” ujar asisten pelatih Persela Didik Ludiyanto kepada Goal Indonesia.

Dengan penetapan jadwal ini, otomatis usai menghadapi Juventus, baik Eduard maupun pelatih Mitra Kukar Stefan Hansson, bakal langsung terbang ke Lamongan untuk menemani tim asuhannya bertanding.

“Padahal tanggal 5 Agustus kami rencanakan uji coba lawan Gresik [United], dengan asumsi laga lawan Mitra Kukar dilaksanakan 12 Agustus. Namun karena lawan Mitra Kukar kembali ke tanggal 8 Agustus, maka uji coba lawan Gresik kami batalkan,” terangnya.

Laskar Joko Tingkir saat ini masih berada di peringkat keempat wilayah timur, dengan mengemas 24 poin dari 15 pertandingan. Mereka berkeinginan finish di posisi empat besar, guna menjaga ambisi lolos ke babak delapan besar ISL musim ini.

“Kami akan berusaha keras di sisa laga putaran kedua ini, jangan sampai dikudeta oleh rival-rival yang berada di bawah kami,” tegasnya.

Di bawah Persela, masing-masing dihuni Persepam Madura United dengan 21 poin, Putra Samarinda (20 poin), dan Persiram Raja Ampat (20 poin). Tiga tim inilah yang berpotensi menjadi ancaman kudeta bagi Persela lantaran selisih poinnya sangat ketat.

Laskar Joko Tingkir sendiri masih menyisakan tiga laga kandang di musim ini, dengan menjamu Mitra Kukar, Persipura Jayapura, dan Perseru Serui. Kemudian dua laga tandang akan berhadapan dengan PSM Makassar dan Persebaya Surabaya.

“Dari hitungan di atas kertas, jika kami mendapatkan sembilan poin di tiga laga kandang tersisa, maka kans kami menghindari kudeta akan terbuka lebar. Babak delapan besar menjadi target kami. Untuk itu semua harus bekerjasama, dan kerja keras untuk meraihnya,” pungkas pelatih yang akrab disapa Pacul ini. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.