Kehilangan Banyak Teman, Kiper Chapecoense Umumkan Pensiun

Nivaldo yang tak termasuk dalam rombongan yang mengalami kecelakaan pesawat, mengumumkan keputusan pensiunnya di tengah suasana duka mendalam.

Penjaga gawang Chapecoense, Nivaldo memutuskan pensiun dari dunia sepakbola setelah kehilangan banyak teman dalam insiden kecelakaan pesawat.

Hanya tiga anggota klub yang yang selamat dari tragedi jatuhnya pesawat di daerah pegunungan dekat Medellin, Kolombia, Senin (28/11) waktu setempat.

Manajer klub, Caio Junior, staf pelatih, para awak kabin dan 20 jurnalis tercatat sebagai korban jiwa di antara 71 orang yang terdaftar.

Nivaldo tak ikut terbang bersama rekan-rekannya, yang sejatinya akan melakoni laga final Copa Sudamericana, sebagaimana ia lebih memilih untuk mencatatkan penampilan ke-300 bagi Chapecoense saat bertemu Atletico Mineiro.

Hanya saja, kiper berusia 42 tahun tersebut tak menyangka bahwa keputusannya tersebut berujung pada takdir yang membawa dirinya untuk pensiun.

"Saya sebenarnya ikut bersama mereka, tapi pada akhirnya tak jadi," ungkap Nivaldo sembari menahan air mata kepada Globosporte.

"Segala hal dalam hidup pasti ada alasannya. Saya tak ikut pergi ke Palmeiras [akhir pekan kemarin] karena saya akan memainkan laga perpisahan di sini, lawan Atletico-MG, ketika saya akan mencatatkan laga ke-300 bagi klub."

"Tapi ada perubahan dalam rencana perjalanan, mereka tak pulang ke Chapeco dan justru langsung pergi ke Medellin dari Sao Paulo. Jadi, Caio [manajer] berkata tak akan membawa saya."

Atletico Nacional selaku lawan Chapecoense di final Copa Sudamericana meminta agar klub asal Brasil tersebut diberi gelar juara menyusul tragedi yang terjadi.

Topics