Kekurangan Pemain, Persebaya Surabaya Hanya Latihan Futsal

RD mengaku dirinya hanya bisa pasrah ketika tim besutannya kembali kekurangan pemain.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI SURABAYA Akibat minimnya jumlah pemain yang mengikuti latihan, karena dipanggil menjalani pemusatan latihan (TC) tim nasional Indonesia U-23, para penggawa Persebaya Surabaya hanya bermain futsal di lapangan PT SIER Surabaya kemarin.

Latihan di lapangan futsal ini dipilih lantaran tidak memungkinkan menggunakan lapangan besar, karena pemain Bajul Ijo tinggal tersisa delapan orang. Lima pemain yakni, Novri Setiawan, Fandi Eko Utomo, Manahati Lestussen, Alfin Tuasalamony, dan Dedi Kusnandar, bergabung bersama timnas U-23. Sementara Ambrizal dan Vava Mario Yagalo harus menghadiri acara Ramadhan bersama sponsor Persebaya.

“Kami pilih latihan di lapangan futsal, karena jumlah pemain berkurang. Selama Ramadhan kali ini, setiap hari harus ada dua pemain yang bergiliran menghadiri acara Ramadhan, yang memang dirancang bersama dengan sponsor tim," ungkap pelatih Rahmad Darmawan.

Kondisi tersebut diperparah dengan Jendry Pitoy dan Greg Nwokolo yang tidak bisa latihan lantaran sakit. Sedangkan OK Jhon serta Emmanuel ‘Pacho’ Kenmogne belum terlihat gabung latihan bersama tim setelah dikabarkan berlibur ke negaranya masing-masing.

Akibat kekurangan pemain, saat latihan berlangsung terpaksa asisten pelatih Hendro Kartiko dan Francis Wewengkang ikut serta. Latihan di lapangan futsal ini baru dilakukan kali pertama di bawah kendali RD, sapaan Rahmad, meski pada Divisi Utama musim lalu Bajul Ijo kerap memilih latihan di lapangan futsal sebagai bentuk variasi.

“Kekurangan pemain terjadi lagi. Tapi saya tidak bisa ngomong apa-apa, karena itu kebijakan timnas saat ini, semua pemain harus ikut TC bersama,” terangnya.

Mantan pelatih timnas U-23 lantas sedikit memberikan gambaran kebijakan timnas melalui Badan Tim Nasional (BTN) saat ini berbeda dengan eranya dulu. Saat RD menjabat sebagai pelatih, jika ada tim yang lebih dari lima pemainnya dipakai timnas, maka tiga pemain gabung dulu, dan dua lainnya bisa menyusul.

“Rugi jelas iya, tapi kami hanya bisa menunggu kebijakan saja. Pelatih dan bidang teknik BTN pasti mempunyai kebijakan masing-masing,” imbuh RD.

Namun RD mengaku dirinya hanya bisa pasrah ketika timnya kembali kekurangan pemain. RD mengaku belum berkomunikasi dengan pelatih timnas U-23 Aji Santoso maupun BTN, mengenai kebijakan pemain yang dipanggil mengikuti TC Garuda Muda.

“Saya takut, nanti dikira intervensi. Lebih baik saya menunggu kebijakannya dulu dari BTN, dan tim pelatih seperti apa,” jelas RD.

Karena itu, pelatih kelahiran Lampung ini menuturkan, alasan dirinya dan pihak Persebaya sengaja menahan lebih dulu para pemain yang seharusnya gabung di TC timnas U-23 di Malang selama satu hari.

“Memang sengaja saya tunda satu hari untuk pemain yang dipanggil TC bersama timnas U-23 di Malang. Sebab, saya butuh kebersamaan lebih lama lagi, terutama dengan Issac Poppo. Pemain timnas kan belum pernah latihan bareng dengan Poppo," pungkasnya.

Lima penggawa Persebaya yang dipanggil bergabung dengan TC Timnas U-23 tersebut, dijadwalkan seharusnya sudah gabung di Malang pada Jumat (4/7). Namun baru hari Sabtu (5/7), mereka mendapat izin dari manajemen dan tim pelatih Persebaya. (gk-43)

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.