Kemampuan 'Nutmeg' Javier Pastore Yang Fenomenal

Javier Pastore, gelandang Paris Saint-German, di ranah seakbola Prancis mendapat predikat sebagai seorang raja nutmeg.

OLEH ANUGERAH PAMUJI Ikuti Anugerah Pamuji di twitter

Javier Pastore melalui musim keempatnya dengan seragam Paris Saint-Germain di kampanye 2014/15 ini.
Meski performanya terbilang naik-turun, seiring dengan dirinya yang menjadi pilihan pelapis di bawah pelatih Laurent Blanc, namun publik Prancis memuja satu skill hebat yang dimiliki pemain Argentina ini, yakni kemampuan melakukan nutmeg dengan sempurna atau mengolongkan bola ke celah kedua kaki pemain lawan.

Bahkan, loyalis sepakbola Ligue 1 memberi predikat Pastore sebagai raja nutmeg, karena keindahan dan seni cara dia melakukan hal itu, yang bisa membuat bek lawan geleng-geleng.

Walau sesekali skill serta kapabilitasnya dalam mencetak gol indah acapkali dipuji, tapi satu bakat nutmeg melekat pada dirinya dan benar-benar diakui di ranah sepakbola Prancis.

"Bagi saya, nutmeg adalah sesuatu yang indah untuk dilakukan," ujar Pastore dalam interviunya dengan beIN Sport.

"Nutmeg itu sungguh indah untuk ditonton dan saya menilai aksi seperti itu sangat indah untuk dilakukan pula. Bahkan ketika saya berhasil melakukan nutmeg, saya seperti menemukan ada keindahan tersendiri. Dan kebetulan terjadi cukup banyak pada diri saya!" serunya.

"Saya pikir ini adalah sebuah skill yang memberi Anda banyak kemungkinan karena akan mengelabui pemain lawan. Saya merasa jauh lebih mudah melakukan nutmeg dan mengecoh si pemain lalu berusaha mendribel bola di sekitar dia dengan bola."

Pastore bersyukur diberkahi kemampuan nutmeg yang aduhai. Dia bercerita, ketika menghadapi Napoli di satu laga eksebisi pra-musim, bek-bek klub Serie A Italia itu bahkan keder duluan dan merasa harus menutup rapat-rapat kakinya agar tidak dikolong oleh seorang raja nutmeg.

"Setelah pertandingan itu, sang bek mengatakan kepada saya: 'Saya sangat takut, Anda akan melakukan nutmeg pada saya, jadi saya menjaga kedua kaki saya rapat-rapat' dan itulah kenapa saya bisa mengelabui dia dengan mudah," papar Pastore.

Posisi favorit bermain Pastore sejatinya adalah menjadi gelandang serang. Akan tetapi sejak kedatangan Blanc, dirinya terabaikan. Namun, kini Larry White mencoba untuk mentransformasi pemain 25 tahun itu menjadi gelandang yang bermain lebih ke dalam lagi dan berperan sentral di antara tiga gelandang sesuai dengan taktik bermain ala Blanc.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics