Kembali Cadangkan Paulo Dybala, Massimiliano Allegri Beri Penjelasan

Setelah ditepikan dari Starting XI kontra Inter, La Joya lagi-lagi cuma kebagian peran pendukung ketika menghadapi Bologna.

Pelatih Juventus Massimiliano Allegri memberikan pembelaannya setelah memutuskan untuk mencadangkan Paulo Dybala dalam dua partai Serie A Italia terakhir.

Penyerang andalan Bianconeri itu hanya diberi kesempatan bermain oleh Allegri di 15 menit terakhir pertandingan saat Juventus menghadapi Inter Milan (0-0) dan Bologna (3-0). Dalam dua laga tersebut, Dybala gagal mencetak gol sehingga ia sudah melewatkan enam partai terakhir di semua ajang tanpa satu gol pun.

Banyak yang menilai, Allegri tengah “menghukum” Dybala karena produktivitas golnya menurun. Namun sang pelatih menjelaskan, Dybala memang sedang dalam kondisi fisik dan mental yang tidak 100 persen sehingga terlempar dari Starting XI.

“Dybala bermain cukup baik hari ini, tetapi ada momen di mana seorang pemain tidak dalam kondisi terbaik dan juga tidak dinaungi keberuntungan,” kata Allegri kepada Mediaset Premium selepas timnya menang di markas Bologna.

“Saya memiliki banyak pemain penting di tim, jadi pasti terdapat persaingan ketat untuk berebut tempat utama. Tentu saja setiap pemain tidak suka duduk di bangku cadangan, tetapi yang terpenting adalah memberikan respons.”

“Sepakbola adalah olahraga tim, Anda harus menghilangkan karakter ‘saya’ dan harus mengandalkan karakter ‘kita’. Talenta Paulo tidak perlu diragukan lagi, tetapi dia juga harus berada dalam kondisi fisik dan psikologis yang prima,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Allegri juga mengkritik media yang gemar membandingkan Dybala dengan seniornya di Barcelona, Lionel Messi. Menurutnya, hal itu justru akan menghambat perkembangan penyerang berusia 24 tahun.

“Perbandingan yang terus diwacanakan media ini tidak akan membantu Paulo, malah akan merusak perkembangannya. Banyak pemain muda yang langsung disanjung sebagai penakluk dunia setelah tampil bagus dalam satu-dua laga. Ini tidak sehat,” sambung Allegri.

“Ketika saya menyebut bahwa Dybala bakal sulit untuk meneruskan catatan gol impresifnya di awal musim, saya memang bersungguh-sungguh mengatakan hal itu. Ada pemain yang berada dalam kondisi lebih bagus ketimbang yang lain. Tapi yang terpenting, kini kami berada dalam performa solid,” imbuhnya.