Kemenpora Tak Kaget Jika Kalah Di PTUN

Tapi, pihak Kemenpora siap mengajukan banding jika hasil akhir sidang PTUN esok (14/7) menyatakan PSSI menang.

Sidang gugatan PSSI kepada Kemenpora di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) akan memasuki tahap akhir Selasa (14/7) esok. Pihak Kemenpora menyatakan bakal legawa menerima hasil akhir PTUN jika memang kalah.

Gatot S Dewa Broto selaku juru bicara Kemenpora menegaskan pihaknya tak akan melakukan manuver hingga sidang esok pagi. Kemenpora percaya kredibilitas dari pengadil PTUN namun siap melakukan banding jika kalah.

"Yang jelas, hari ini sampai besok pagi jelang PTUN kami nothing to do . Tidak ada manuver, lobi atau pergerakan apapun. Kami yakin majelis hakim akan memutuskan sesuai dengan pembuktian, kesaksian yang ada. Ini masalahnya bukan menang dan kalah buat kami, karena memang PSSI dan Kemenpora sedang ada kepentingan berbeda," urai Gatot kepada awak media, Senin (13/7). 

"Dalam konteks hari ini, meski saya tidak mau berandai-andai, tapi seandaninya kami kalah kami akan mempertimbangkan untuk banding. Tapi kalau yang kalah PSSI kita tidak tahu, karena kami bukan representatif dari mereka," tambahnya.

Sejauh ini, tim hukum PSSI memang cenderung dapat memberikan kesaksian lebih baik kepada PTUN. Kemenpora pun sudah berhitung peluang mereka kalah di PTUN.

"Berdasarkan pengalaman di persidangan, harapan sih kami menang. Tetapi hitung-hitungan secara matematis ada hitung-hitungan kami tidak kaget kalau misalnya kami kalah," tukasnya.