Kemenpora Tak Mau Talenta Andri Syaputra Diambil Negara Lain

Saat ini pemain berusia 17 tahun tersebut tengah meniti karier bersama Aspire Football Academy Qatar.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berusaha untuk menumpulkan talenta berbakat Indonesia yang bermain di luar negeri. Setelah ingin melakukan naturalisasi Ezra Walian, kali ini Kemenpora tengah berusaha membujuk Andri Syahputra agar mau berseragam timnas Indonesia.

Langkah ini dilakukan karena Kemenpora khawatir kemampuan yang dimiliki oleh Andri diambil oleh negara lain. Walaupun kini pemain yang lahir di Aceh tersebut memiliki status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) bukan tak mungkin dia bisa berubah kewarganegaraan.

Sebab, sejak usia tujuh tahun Andri sudah berkiprah di Qatar. Penampilan anak dari Agus Sudarmanto tersebut amat memukau karena bisa menempati berbagai macam posisi mulai dari penyerang sayap, penyerang utama dan playmaker tergantung kebutuhan dari tim.

Bahkan, Andri beberapa kali menjadi penentu kemenangan timnya ketika berhadapan dengan klub-klub junior Eropa. Seperti Paris Saint-Germain, Celta Vigo hingga Sporting Gijon, sehingga bakat Andri terus dipantau para pencari bakat klub besar benua biru.

"Dari Qatar ada Andri Syahputra. Sayang kalau sampai talentanya diambil negara lain," kata deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto. 

Saat ini pemain berusia 17 tahun tersebut tengah meniti karier bersama Aspire Football Academy Qatar. Setelah sebelumnya tampil gemilang dengan skuat junior Al-Gharafa.

Topics