Kepala Disospora Semarang Berharap PSIS Semarang Bisa Tetap Ke Semi-Final

Kantor PT Liga Indonesia didatangi kepala Disospora dan ketua Asprov PSSI Semarang.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Terhentinya langkah PSIS Semarang ke babak semi-final Divisi Utama Liga Indonesia 2014 menyisakan rasa sakit untuk warga Semarang. Tatkala Mahesa Jenar pun harus terdepak dari kompetisi dengan cara yang memalukan.

Sebagaimana diketahui, keluarnya PSIS dari persaingan menuju Indonesia Super League musim depan adalah buntut dari sepakbola gajah yang mereka mainkan saat bertemu PSS Sleman di laga pamungkas Grup N, 26 Oktober lalu.

Hukuman diskualifikasi untuk kedua tim sudah dilayangkan Komisi Disiplin, dan hal tersebut disesalkan oleh kepala Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Disospora) kota Semarang, Gurun Risyadmoko, dan Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Tengah, Johar Li Eng. Yang menyambangi kantor PT Liga Indonesia, Kamis (30/10).

"Kami ke sini ingin menyampaikan aspirasi masyarakat Semarang tentang kejadian kemarin antara PSIS Semarang dengan PSS Sleman. Kami ke sini untuk mencari tahu masalahnya apa," papar Gurun kepada insan pers.

"Pak Walikota dan warga Semarang mengharapkan PSIS bermain kembali sampai semi-final. Karena apa pun, PSIS kebanggaan warga Semarang. Tapi, dari Liga belum ada tanggapan apa-apa. Kami hanya menyampaikan pendapat kami saja. Mengalir saja dulu. Kami masih menunggu perkembangannya."

Akibat kasus ini, DU pun diberhentikan untuk sementara waktu menunggu investigasi lebih lanjut kepada tim-tim lainnya. PT LI juga menunggu hasil laporan Komdis dua minggu ke depan dan belum menetapkan siapa pengganti PSS serta PSIS.

addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.