Ketika Solidaritas Pemain Membuat Alfin Tuasalamony Meneteskan Air Mata

Laga amal yang digelar untuk membantu Alfin membuat bek Persija itu terharu.

"Saya sangat berterima kasih kepada semua. Semoga saya menjadi pemain yang terakhir seperti ini," ucap Alfin Tuasalamony, sambil meneteskan air mata saat menerima bantuan simbolis dari para pesepakbola yang menggelar laga amal untuknya di lapangan Simprug, Jakarta, Minggu (28/6) petang.

Ya, bek Persija Jakarta itu merasa terharu melihat dukungan dari teman-teman seprofesinya baik yang seangkatan maupun yang lebih senior darinya di lapangan itu. Ada pula para pefutsal nasional seperti Bambang Bayu Saptaji, Yos Adi Wicaksono, hingga Socrates Matulessy. 

Seperti diketahui, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menggagas sebuah laga amal untuk membantu pengobatan cedera Alfin. Dalam laga tersebut diikuti tiga tim, yaitu APPI All Star, Specs All Star, dan MSG & Dompet Dhuafa All Star. 

"Kami Dompet Dhuafa ikut mensupport kegiatan ini. Karena kami melihat ada sebagian pemain yg tentu mengalami kesulitan lantaran kondisi sepakbola saat ini. Kami memang fokus terhadap kesulitan di masyarakat termasuk pemain sepakbola seperti ini," kata Ahmad Juwaini, presiden direktur Dompet Dhuafa.

Hadir pula dalam laga itu pelatih Persija, Rahmad Darmawan. "Kami tidak menargetkan berapa pun, yang penting kami mengajak semua yang terlibat di sini sebagai bentuk rasa kesetiakawanan. Kami juga ingin memberikan kampanye untuk saling peduli. Kami persilakan bagi yang ingin menyumbang untuk Alfin," tuturnya.

Sementara itu, kapten tim Persija, Bambang Pamungkas, berharap Alfin menjadi pemain yang terakhir mengalami hal tersebut. "Ke depannya bisa jadi ada gerakan lagi seperti ini. Tapi saya harap itu tidak ada. Karena kalau ada, berarti kan pesepakbola ini tidak diperhatikan oleh pihak-pihak yang semestinya lebih peduli atau bertanggung jawab," ujarnya.

Di sisi lain, melihat rekan-rekannya beraksi di lapangan pemain asal Tulehu itu mengakui kakinya sudah sangat gatal untuk kembali bermain. "Saya sejak bermain belum pernah libur selama dua bulan. Tapi lantaran cedera ini saya tidak bisa bermain selama dua bulan, ya sudah tidak sabar ingin cepat sembuh, sudah gatal kaki ingin main lagi," kata Alfin.