Ketua Umum PSSI: Dua Tahun Ke Depan Masih Pakai Naturalisasi Tegur Saya

Ini karena Edy menginginkan tidak memakai lagi pemain naturalisasi untuk timnas Indonesia.

Ketua umum PSSI, Edy Rahmayadi berharap timnas Indonesia tidak terus menerus terpaku dengan program naturalisasi pemain. Bahkan, ia menyebutkan bila hal tersebut terjadi sampai dua tahun ke depan dirinya meminta agar masyarakat Tanah Air menegurnya.

Ya, naturalisasi pemain bukanlah sesuatu yang baru untuk timnas Merah Putih. Sebab, hal itu telah terjadi sejak tahun 2010 lalu, ketika tim Garuda ingin berpatisipasi dalam perhelatan Piala AFF pada tahun tersebut.

Tak sedikit pemain yang sudah dinaturalisasi oleh PSSI. Beberapa di antaranya adalah Cristian Gonzales, Bio Paulin, Sergio van Dijk, Stefano Lilipaly, dan Greg Nwokolo. Langkah ini dilakukan karena induk sepakbola nasional itu merasa para pemain tersebut mempunyai kualitas yang bagus sehingga bisa membuat timnas Indonesia berprestasi.

Akan tetapi hal tersebut menuai pro dan kontra karena khalayak luas menilai naturalisasi pemain bukanlah sesuatu yang tepat. Sebab, mereka merasa pemain-pemain asli Indonesia juga mempunyai kemampuan yang tak kalah hebat, sehingga tidak perlu menaturalisasi pemain.

Terbaru adalah Ezra Walian yang disebut-sebut bakal dinaturaliasi oleh PSSI. Pesepakbola yang kini merumput bersama klub junior Ajax Amsterdam tersebut memang memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang merupakan orang Manado. Namun, ia bukanlah Warga Negara Indonesia (WNI) karena memilih kewarganegaraan Belanda milik ibunya.

"Kalau dua tahun ke depan masih pakai naturalisasi, silahkan anda tegur saya seperti ini. Tapi untuk sekarang, target saya Sea Games 2017, Indonesia Juara!," tulis Edy dalam akun twitter miliknya.

Topics