Kiat Cerezo Osaka Menjaga Kualitas Lapangan

Matsumura terkejut dengan metode perawatan rumput di Vietnam yang dianggap sudah tertinggal setengah abad.

Manajemen Cerezo Osaka tidak hanya berusaha membuat suporter mereka merasa nyaman dalam menyaksikan laga di stadion, tapi juga memanjakan pemain dengan menjaga kualitas lapangan.

Di Stadion Yanmar Nagai, dan Kincho, rumput selalu terlihat hijau tanpa terpengaruh pergantian musim. Kondisi serupa juga bisa dilihat di tempat latihan di Maisu and Minamitsumori. Kualitas rumput memberikan pengaruh terhadap performa pemain Cerezo.

Untuk menjaga kualitas rumput, Cerezo bertumpu kepada pakar mereka, Itsuo Matsumura, yang sudah akrab mengelola fasilitas olahraga di perfektur Osaka sejak 1964. Pada tahun itu, olimpiade digelar di Tokyo.

“Pekerjaan kami berhadapan dengan alam dan kondisi cuaca, dan itu sangat memengaruhi kami. Ketinggian rumput juga berbeda bergantung kepada penggunanya. Agar pemain bisa bermain di performa terbaik, kami memikirkan apa yang mereka rasakan, dan mengerjakannya secara hati-hati,” jelas pria berusia 73 tahun itu dalam rilis yang diterima Goal Indonesia.

“Traktor yang digunakan untuk merawat lapangan dibuat Yanmar dengan kualitas yang bagus. Tanpa itu, tak mungkin merawat lapangan sepakbola yang berada di area seluas 8.000 meter per segi.”

Yanmar telah memiliki pengalaman di bisnis mereka yang bergerak di bidang mesin diesel, agrikultur, pedesaan, dan energi. Matsumura berharap akan banyak pemain seperti Shinji Kagawa, Hiroshi Kiyotake, Yoichiro Kakitani, dan Takashi Inui di masa mendatang.

“Saat saya mengunjungi Vietnam September lalu untuk mengelola rumput lapangan sepakbola, dan mengelola sistemnya, mereka ternyata masih memakai metode yang sudah kami gunakan 50 tahun lalu. Saya merasa terkejut. Mereka masih memberikan pupuk secara manual,” tutur Matsumura.

“Bahkan mereka tidak mengganti rumput musim panas dan dingin secara reguler. Akibatnya, kondisi lapangan menjadi buruk. Di Hanoi, temperatur akan turun hingga 10-12 derajat pada Desember, tapi mereka tidak memakai rumput musim dingin, sehingga rumput yang seharusnya untuk musim panas mati.”

“Jika tidak mungkin mengganti rumput, setidaknya membaurkan tanah di atasnya. Itu mempunya efek yang bagus untuk menjaga kehangatan, dan menaikkan temperatur sekitar lima derajat, sehingga bisa memperlambat kerusakan rumput. Saya sudah memberikan masukan kepada federasi sepakbola Vietnam.”