Kilas Balik Piala AFF 2000

Indonesia mencatatkan pencapaian tertinggi di Piala AFF 2000 dengan menjadi runner-up pertama kalinya dalam sejarah.

OLEH ERIC NOVEANTO Ikuti di twitter

Gelaran Piala AFF edisi ketiga yang bergulir tahun 2000 ini menghadirkan prestasi tertinggi pertama bagi Indonesia dalam partisipasi di turnamen antar negara Asia Tenggara. Ketika itu, skuat Garuda keluar sebagai runner-up, sementara tuan rumah Thailand sukses merengkuh gelar kedua.

Dalam turnamen tahun ini, format babak kualifikasi kembali ditiadakan setelah sebelumnya saat edisi 1998 yang berlangsung di Vietnam diperkenalkan. Sembilan tim langsung ambil bagian, hanya Brunei yang absen lantaran kebijakan mereka enggan berpartisipasi di turnamen yang disponsori perusahaan minuman beralkohol.

Memulai perjalanan di Grup A, Indonesia yang diwakili generasi Aji Santoso, Kurniawan Dwi Yulianto dan Uston Nawawi mampu tampil baik dengan membukukan kemenangan telak di dua pertandingan atas Filipina 3-0 dan Myanmar 5-0. Langkah sedikit terhambat ketika takluk 4-1 dari Thailand di laga kedua.

Hasil itu membuat pasukan arahan Nandar Iskandar berhak melenggang ke babak semi-final usai menduduki tempat kedua di penyisihan grup dan bertemu dengan Vietnam, yang tampil sebagai pemuncak Grup B.

Menghadapi Vietnam di fase empat besar yang saat itu tengah menata diri sebagai salah satu kekuatan baru, Indonesia harus berjuang melalui perpanjangan waktu untuk menaklukan skuat negeri Paman Ho tersebut. Kejar mengejar gol terjadi, Gendut Doni sempat membawa Indonesia unggul di menit ke-39 sebelum disamakan Nguyen Hong Song di akhir babak pertama.

Begitu pula dengan usaha Matheus Nurdiantara yang mengembalikan keunggulan Indonesia pada menit ke-75, mampu dianulir Vu Cong Tuyen tepat di penghujung paruh kedua. Partai ini pun harus ditentukan dengan gol kedua Gendut Doni yang terjadi di menit ke-120 untuk menyudahi perlawanan sengit Vietnam.

Memasuki babak pamungkas, optimisme membumbung tinggi di seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk dapat menyaksikan kesebelasan kebanggaan mereka tampil sebagai juara pertama kalinya di ajang ini.

Namun sayangnya, keunggulan mental bertanding yang dimiliki Thailand sebagai lawan di partai final tak mampu untuk diimbangi pasukan Merah Putih yang kembali menelan kekalahan dengan skor identik seperti di babak grup 4-1 dari sang rival.

Skuat Chang Suek kala itu sukses membombardir gawang Indonesia berkat hat-trick bomber andalan mereka Worrawoot Srimaka dan dilengkapi dengan torehan Tanongsak Pajakkata, terlebih kedahsyatan barsan pertahanan tim besutan Peter Withe hanya mampu dibobol Uston Nawawi.

Jadwal - Hasil - Klasemen

Nov 8

Nov 12

Nov 7

Nov 9

Nov 11

Nov 13

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.