Kilas Balik Piala AFF 2002

Untuk pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah dan turnamen ini digelar di dua negara.

Untuk kali pertama, Piala AFF digelar di dua negara sekaligus, yakni Indonesia dan Singapura. Dua tuan rumah menghelat babak penyisihan grup, namun untuk penyelenggaraan semi-final dan final hanya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia juga memperoleh kehormatan menjadi tuan rumah untuk kali pertama.

Turnamen diikuti sembilan negara karena Brunei Darussalam menolak ikut akibat perusahaan bir Tiger menjadi sponsor utama. Hasilnya, lima tim menghuni Grup A, yaitu Vietnam, Indonesia, Myanmar, Kamboja, dan Filipina. Sementara itu, Singapura di Grup B menjamu Thailand, Malaysia, dan Laos.

Vietnam sedang dalam periode keemasan. Pada pertandingan pembuka, mereka menghantam Kamboja 9-2. Kapten sekaligus penyerang tajam Le Huynh Duc mengukir dua gol dan sisa gol dibagi rata oleh enam pemain. Pada pertandingan pembuka, Indonesia, yang dilatih Ivan Kolev, tampil mengecewakan karena hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Myanmar.

Pada pertandingan kedua, Indonesia belum juga tampil meyakinkan karena hanya menang 4-2 atas Kamboja. Itupun setelah tertinggal 2-1 lebih dahulu pada babak pertama! Dua gol Hok Sochetra mengungguli gol tuan rumah melalui Zaenal Arif. Beruntung, Bambang Pamungkas menciptakan hat-trick yang menyelamatkan muka Garuda.

Tiba pertandingan berikutnya, publik Indonesia diliputi kecemasan karena harus menghadapi Vietnam. Budi Sudarsono membuat SUGBK bersorak berkat golnya di awal babak pertama, namun dengan cepat Vietnam balik unggul setelah jeda melalui gol-gol Phan Van Tai Em dan Le Huynh Duc. Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Zaenal Arif lewat sepakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tujuh menit sebelum bubaran.

Posisi Indonesia belum aman karena harus bersaing dengan Myanmar yang unggul selisih gol. Tiket semi-final harus diperjuangkan dengan kemenangan besar atas Filipina pada laga terakhir. Di saat bersamaan, Myanmar menghadapi Vietnam. Indonesia akhirnya mampu menghancurkan Filipina 13-1! Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif sama-sama menciptakan empat gol dalam kemenangan terbesar sepanjang sejarah Indonesia ini. Indonesia pun lolos ke semi-final.

Di babak empat besar, Indonesia berhadapan dengan Malaysia, yang secara mengejutkan memuncaki Grup B berkat kemenangan atas Singapura dan Thailand. Tempat kedua diraih Thailand hanya berkat keunggulan selisih gol atas tuan rumah Singapura.

Hasil tersebut menempatkan Malaysia berada di atas kertas. Namun, didukung publik Senayan, Indonesia berhasil memetik kemenangan berkat gol tunggal sundulan Bambang Pamungkas. Pada kesempatan pertama menjadi tuan rumah, Indonesia berhasil lolos ke final Piala AFF dua kali beruntun!

Lawan di partai puncak adalah Thailand yang sukses melibas Vietnam empat gol tanpa balas.

Di final, stadion penuh sesak oleh penonton yang ingin menyaksikan kejayaan Merah-Putih. Namun, Indonesia sudah tertinggal dua gol pada babak pertama berkat gol-gol Chukiat Noosarung dan Therdsak Chaiman.

Dengan cepat, Yaris Riyadi memperkecil ketinggalan satu menit saja setelah jeda. Indonesia sukses menyamakan kedudukan berkat gol Gendut Doni pada menit ke-79. Kedudukan 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir plus 30 menit perpanjangan waktu. Juara pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Di babak penentuan, dua eksekutor Indonesia gagal menjalankan tugasnya, Sugiantoro dan Firmansyah. Sementara, empat eksekutor Thailand justru sukses. Algojo penentu Thailand, Dusit Chalermsan, melakukan eksekusi penalti ala Panenka dan terbang lah gelar juara ke tangan Thailand sehingga publik harus pulang dengan kekecewaan.

 

DATA PERTANDINGAN PIALA AFF 2002

GRUP A

15 Desember - Indonesia 0-0 Myanmar
15 Desember - Vietnam 9-2 Kamboja (Huynh Hong Son 11', Tran Truon Giang 16', 40', Nguyen Quoc Trung 24', Le Huynh Duc 63', 80', Nguyen Minh Phuong 75', Trinh Xuan Thanh 88', Pham Van Quyen 90'; Hok Sochetra 30', Ung Kanyanith 58')
17 Desember - Filipina 1-6 Myanmar (Alfredo Gonzalez 81'; Aung Kyaw Moe 18', 52', Zaw Htaik 35', Soe Lin Tun 45', Zaw Zaw 56', Tint Naing Tun Thein 63')
17 Desember - Indonesia 4-2 Kamboja (Zaenal Arif 35', Bambang Pamungkas 58', 79', 80'; Hok Sochetra 15', 45')
19 Desember - Myanmar 5-0 Kamboja (Zaw Zaw 47', Lwin Oo 57', 77', Zaw Htaik 69', Tint Naing Tun Thein 83')
19 Desember - Vietnam 4-1 Filipina (Huynh Hong Son 60', 72', Le Huynh Duc 68' pen, 79'; Richard Canedo 71')
21 Desember - Kamboja 1-0 Filipina (Ung Kanyanith 90')
21 Desember - Indonesia 2-2 Vietnam (Budi Sudarsono 12', Zaenal Arif 83'; Phan Van Tai Em 53', Le Huynh Duc 59')
23 Desember - Myanmar 2-4 Vietnam (Lwin Oo 30', Htay Aung 80'; Trinh Xuan Thanh 38', Dang Phuong Nam 48', 66', Le Huynh Duc 72' pen)
23 Desember - Indonesia 13-1 Filipina (Bambang Pamungkas 1', 29', 35', 82', Zaenal Arif 6', 38', 41', 57', Budi Sudarsono 16', Sugiantoro 55', 75', Imran Nahumarury 81', Solomon Licuanan og 88'; Ali Go 78'

GRUP B

18 Desember - Thailand 5-1 Laos (Worrawoot Srimaka 1', 24', Kiatisuk Senamuang 8', 83', 90'; Visay Phaphouvanin 66')
18 Desember - Singapura 0-4 Malaysia (Akmal Rizal 30', Indra Putra Mahayuddin 49', 65', Nizaruddin Yusof 69')
20 Desember - Malaysia 3-1 Thailand (Akmal Rizal 45', Tengku Hazman 66', Indra Putra Mahayuddin 86'; Therdsak Chaiman 23')
20 Desember - Singapura 2-1 Laos (Noh Alam Shah 6', Noor Ali 52'; Visay Phaphouvanin 19')
22 Desember - Malaysia 1-1 Laos (Nizam Jamil 27' pen; Visay Phaphouvanin 29')
22 Desember - Singapura 1-1 Thailand (Noor Ali 44'; Worrawoot Srimaka 15')

SEMI-FINAL

27 Desember - Vietnam 0-4 Thailand (Worrawoot Srimaka 24', Narongchai Vachiraban 42', Maniy Noywech 75', Sakda Joemdee 90')
27 Desember - Indonesia 1-0 Malaysia (Bambang Pamungkas 75')

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA

29 Desember - Vietnam 2-1 Malaysia (Tran Truong Giang 45', Nguyen Minh Phuong 59'; Indra Putra Mahayuddin 55')

FINAL

29 Desember - Indonesia 2-2 Thailand (Yaris Riyadi 46', Gendut Doni 79'; Chukiat Noosarung 26', Therdsak Chaiman 38')
*Thailand menang adu penalti 4-2