KILAS BALIK Piala Dunia 1938 Prancis

Satu-satunya Piala Dunia yang diikuti Indonesia (Hindia-Belanda), Italia kembali jadi kampiun, dan isu politik yang amat terasa.


10 FAKTA PIALA DUNIA 1938


WORLD CUP-1938-GERMANY-SWITZERLAND

  1. Tahun 1938 merupakan pertama kalinya Indonesia mengikuti Piala Dunia. Keikutsertaan itu menjadi yang pertama dan terakhir bagi Indonesia hingga sekarang. Saat itu Indonesia masih menggunakan nama Hindia Belanda, dan hanya sekali bertanding setelah dikalahkan Hungaria 6-0 di babak penyisihan.
     
  2. Piala Dunia 1938 menjadi yang terakhir diselenggarakan empat tahun berturut-turut seperti dua Piala Dunia sebelumnya. Perang Dunia II menyebabkan Piala Dunia harus absen selama 12 tahun.
     
  3. Untuk pertama kalinya Piala Dunia menerapkan sistem tuan rumah dan juara sebelumnya berhak lolos secara otomatis. Sistem ini tetap dipertahankan hingga penyelenggaraan Piala Dunia sekarang. Prancis bertindak sebagai tuan rumah, dan Italia sebagai juara bertahan.
     
  4. Brasil menjadi satu-satunya negara Amerika Latin yang mengikuti Piala Dunia 1938. Dua negara lainnya, Uruguay dan Argentina memilih memboikot turnamen ini, sebagai protes tidak dipilihnya Amerika Latin sebagai tuan rumah. Berdasarkan kesepakatan sebelumnya, penyelenggaraan Piala Dunia dilakukan secara bergantian. Namun FIFA mempertimbangkan alasan geografis, dan jarak waktu tempuh yang terlalu lama mengingat saat itu banyak negara Eropa yang menjadi anggota mereka.
     
  5. Dua negara mengundurkan diri dari Piala Dunia 1938 dengan alasan perang dan politik. Spanyol mundur akibat adanya perang saudara di negara mereka, sedangkan Austria terkait situasi politik Anschluss terkait invasi Jerman. FIFA tidak memberikan jatah kepada Latvia untuk menggantikan Austria, sehingga peserta hanya berjumlah 15 tim.
     
  6. Demi mewujudkan ambisi menjadi tuan rumah, Jerman menggunakan sebagian besar pemain Austria yang mundur dari Piala Dunia 1938. Saat itu Austria dikenal memiliki materi pemain bagus, dan pantas menjadi unggulan. Kendati demikian, Jerman gagal lolos dari babak penyisihan.
     
  7. Politik sangat mempengaruhi penyelenggaraan Piala Dunia, sehingga terjadi beberapa skandal. Italia menyingkirkan Prancis di perempat-final setelah melancarkan isu perbedaan ras. Begitu juga ketika Italia mengalahkan Hongaria di final. Pemain Hongaria mengutamakan belas kasihan kepada Italia, yang merasa tertekan atas ancaman Benito Mussolini. Pemain Italia diancam hukuman mati bila gagal menjadi juara. Kiper Hongaria Antal Szabó mengatakan, "Tidak apa-apa gawang saya kebobolan empat gol, tapi setidaknya saya menyelamatkan nyawa mereka [pemain Italia]".
     
  8. Striker Polandia Ernst Willimowski menjadi pemain pertama yang mampu mencetak empat gol dalam satu pertandingan. Keempat gol itu dilesakkan ketika dikalahkan Brasil 6-5 melalui perpanjangan waktu. Selain sebagai pesepakbola, Willimowski juga seorang atlet hoki es di negaranya.
     
  9. Striker Brasil Leonidas merupakan pemain paling menonjol di Piala Dunia ini. Dengan skill yang mumpuni, ia menjadi pemain pertama yang memperkenalkan tendangan salto saat mencetak gol ke gawang lawan. Gaya bermain Leonidas sampai sekarang masih menjadi contoh bagi pesepakbola Brasil. Leonidas juga yang memperkenalkan gaya samba dalam permainan sepakbola Brasil. Leonidas dipercaya bisa mencetak lebih dari delapan gol di Piala Dunia ini, bila saja pelatih Brasil tidak mengambil keputusan kontroversial dengan mengistirahatkannya saat melawan Italia di semi-final.
     
  10. Italia merupakan pemegang Piala Dunia terlama. Setelah menjuarainya tahun 1934 dan 1938, total Italia menguasai trofi Piala Dunia selama 16 tahun. Ini disebabkan Piala Dunia absen selama 12 tahun akibat Perang Dunia II. Demi mengamankan trofi Piala Dunia itu, wakil presiden FIFA yang berasal dari Italia Ottorino Barassi terpaksa harus menyembunyikan trofi di dalam sepatu agar tidak ikut dijarah pasukan.

 


DATA & STATISTIK


ile picture dated 19 June 1938 of Brazilian forward Leonidas da Silva front of a Swedish defender during the World Cup

     
  Juara: Italia
  Runner-Up: Hongaria
  Skor Tertinggi: Brasil vs. Polandia 6-5 (Putaran 1)
  Total Gol: 84
  Rata-Rata Gol: 4,67
  Topskor: 8 Gol - Leonidas (Brasil)
  Topskor Satu Pertandingan: 4 Gol - Ernest Wilimowski (Polandia)
  Penonton Terbanyak: 59.000 (Italia - Prancis, Perempat-Final)
  Total Penonton: 376.000
  Rata-Rata Penonton: 20.888
  Penampilan Perdana: Norwegia, Polandia, Kuba, Hindia Belanda (Indonesia)
  Nama-Nama Stadion:
Parc Des Princes (Paris), Olympique de Colombes (Paris)
Stade de la Meinau (Strasbourg) Stade Municipal (Le Havre)
Stade Chapou (Toulouse) Velodrome Municipal (Reims)
Stade du Fort Carre (Antibes) Stade Victor Boucquey (Lille)
Parc Lescure (Bordeaux) Velodrome (Marseille)
Stade Gerland (Lyon)  

 


PERTANDINGAN


Italy World Cup final 1938

     
  PUTARAN 1
 
Swiss (AET) 1-1 Jerman 4 Juni, Parc des Princes
Swiss 4-2 Jerman 9 Juni, Parc des Princes
Brasil (AET) 6-5 Polandia 5 Juni, Stade de la Meinau
Prancis 3-1 Belgia 5 Juni, Colombes
 Cekoslowakia (AET) 3-0 Belanda 5 Juni, Cavee Verte
Kuba (AET) 3-3 Rumania 5 Juni, Stade Chapou
Kuba 2-1 Rumania 9 Juni, Stade Chapou
 Hongaria 6-0 Hindia-Belanda 5 Juni, Velodrome Municipal
Swedia w/o Austria (x) 5 Juni, Stade Gerland
 Italia 2-1 Norwegia 5 Juni, Parc des Princes
   
     
  PEREMPAT-FINAL
 
Hongaria 2-0 Swiss 12 Juni, Stade Victor Boucquey
Italia 3-1 Prancis 12 Juni, Colombes
Swedia 8-0 Kuba 12 Juni, Stade du Fort Carre
Brasil (AET) 1-1 Cekoslowakia 12 Juni, Stade Chapou
Brasil 2-1 Cekoslowakia 14 Juni, Stade Chapou
   
     
  SEMI-FINAL
 
Hongaria 5-1 Swedia 16 Juni, Parc des Princes
Italia 2-1 Brasil 16 Juni, Velodrome
   
     
  PEREBUTAN TEMPAT KETIGA
 
Brasil 4-2 Swedia 19 Juni, Parc Lescure
   
     
  FINAL
 
Italia 4-2 Hongaria 19 Juni, Colombes

 

 

 

     

Piala Dunia 1934 Italia
KILAS BALIK
PIALA DUNIA
>>
Piala Dunia 1950 Brasil
Topics