Klub Indonesia Pengumpul Uang Terbanyak Dari Turnamen

Klub Indonesia mana yang paling banyak mengumpulkan uang dari berbagai turnamen dalam setahun terakhir? Simak daftarnya di sini!

Sudah hampir setahun PSSI dibekukan oleh Kemenpora maupun FIFA. Sepanjang itu pula klub-klub di Indonesia hanya bisa menyambung hidup dari turnamen ke turnamen. Menyusul, tidak adanya kompetisi yang digelar dalam setahun terakhir.

Setidaknya, ada lima turnamen besar berskala nasional, yang sudah digelar sepanjang 2015-2016. Mulai dari Piala Kemerdekaan, Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kalimantan Timur, hingga yang paling terakhir Piala Bhayangkara.

Memang, berbagai turnamen itu cukup mampu membuat klub-klub di Tanah Air bergeliat. Meski, kecuali Piala Kemerdekaan, empat turnamen lainnya yang disebutkan di atas lebih banyak mengikutsertakan klub-klub dari Indonesia Super League (ISL).

Menarik untuk mengulik berapa uang yang berhasil dikantongi klub-klub itu melalui berbagai turnamen yang ada. Maka itu, kami mencoba menghitung pendapatan klub-klub tersebut dari lima turnamen yang digelar dalam setahun terakhir.

Untuk turnamen dalam skala kecil dengan hanya diikuti tiga atau empat tim tidak masuk dalam perhitungan kali ini. Di samping itu, dana yang dihitung hanyalah berdasarkan match-fee dan hadiah yang telah ditetapkan oleh masing-masing penyelenggara turnamen.

Perlu diingat pula, jumlah uang yang tersaji ini masih belum dipotong pajak dan belum ditambahkan dengan subsidi akomodasi dan transportasi, serta pembagian hasil dari rating televisi untuk masing-masing klub. 

Berdasarkan catatan yang ada, Arema menempati posisi teratas sebagai klub terkaya dari turnamen. Mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp7.335 miliar dari empat turnamen yang diikuti. Jumlah ini tidak terlepas dari prestasi tim Singo Edan yang minimal selalu menembus babak semi-final di setiap turnamen yang mereka ikuti.

Tempat kedua diisi Persib Bandung yang memperoleh Rp6.325 miliar. Menjadi juara Piala Presiden 2015 dan runner-up Piala Bhayangkara 2016, cukup mendongkrak keuangan tim Maung Bandung.

Sementara itu, dari 30 tim yang masuk daftar, tim PON Kaltim menjadi  yang paling sedikit mendapatkan uang, yakni sebesar Rp275 juta.

Berikut daftar lengkap 30 klub pengumpul uang terbanyak dari lima turnamen (Piala Kemerdekaan, Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, dan Piala Bhayangkara):

 
Posisi  Nama Klub Jumlah Pendapatan Keterangan
1 Arema Cronus Rp7.335 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, Piala Bhayangkara.
2 Persib Bandung Rp6.325 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Bhayangkara.
3 Sriwijaya FC Rp5.510 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, Piala Bhayangkara.
4 Mitra Kukar Rp5.350 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, Piala Bhayangkara.
5 Pusamania Borneo FC Rp4.440 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, Piala Bhayangkara.
6 Semen Padang Rp2.530 miliar Didapatkan dari Piala Jenderal Sudirman dan Piala Gubernur Kaltim.
7 Bali United FC Rp2.020 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Bhayangkara.
8 PSMS Medan Rp1.925 miliar Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
9 Persebaya/Surabaya United/Bonek FC Rp1.750 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kaltim.
10 Madura United FC Rp1.6 miliar Didapatkan dari Piala Gubernur Kaltim (terpisah dari Persipasi Bandung Raya)
11 Persija Jakarta Rp1.565 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, Piala Bhayangkara.
12 PS TNI Rp1.535 miliar Didapatkan dari Piala Jenderal Sudirman, Piala Gubernur Kaltim, Piala Bhayangkara.
13 Persinga Ngawi Rp1.425 miliar Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
14 PSM Makassar Rp1.135 miliar Didapatkan dari Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman.
15 Persipura Jayapura Rp1.115 miliar Didapatkan dari Piala Jenderal Sudirman dan Piala Bhayangkara.
16 Persela Lamongan Rp1.1 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kaltim.
17 Gresik United Rp1.075 miliar Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman,  dan Piala Gubernur Kaltim,.
18 Persiba Bantul Rp1.025 miliar Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
19 Persiba Balikpapan Rp975 juta Didapatkan dari Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kaltim.
20 Persepam Madura Utama Rp925 juta Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
21 Persipasi/Pelita Bandung Raya Rp865 juta Didapatkan dari Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman (terpisah dari Madura United).
22 Martapura FC Rp500 juta Didapatkan dari Piala Presiden.
23 PSGC Ciamis Rp500 juta Didapatkan dari Piala Presiden.
24 Persita Tangerang Rp500 juta Didapatkan dari Piala Presiden.
25 PS Polri Rp400 juta Didapatkan dari Piala Bhayangkara.
26 Persekap Kota Pasuruan Rp325 juta Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
27 Perserang Serang Rp325 juta Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
28 Cilegon United Rp325 juta Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
 29  Kalteng Putra Rp325 juta Didapatkan dari Piala Kemerdekaan.
30 PON Kaltim Rp275 juta Didapatkan dari Piala Gubernur Kaltim.