Kolombia Tersingkir, Carlos Bacca Sedih

Striker dari Tricolos punya pemikiran jika menyingkirkan Brasil juga bisa jadi malapetaka.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter

Rasa sedih tak bisa ditutupi Carlos Bacca ketika harus menerima kenyataan bahwa tim nasional Kolombia tersingkir di babak delapan besar, Sabtu (5/7) dinihari WIB, di Fortaleza.

Brasil menjadi penentu takdir dari Los Cafeteros dengan mengalahkan mereka 2-1 di hadapan publik sendiri. Adalah Thiago Silva dan David Luiz yang mengantarkan James Rodriguez dan kolega pulang dari gelaran Piala Dunia 2014.

"Saya sedih, karena kami berpikir kami bisa melangkah lebih jauh lagi," ucap striker yang baru masuk di menit 70' menggantikan Teofilo Gutierrez.

Masuknya Bacca memang membuat serangan Kolombia membaik, sehingga satu gol bisa didapatkan tim asuhan Jose Pekerman lewat titik putih. Bacca yang dilanggar Julio Cesar cukup keras dan berpotensi kartu merah di kotak terlarang pada menit ke-80 pun enggan membahas penalti tersebut lebih jauh lagi."Kami di Brasil, tak ada lagi yang perlu dijelaskan."

Striker yang punya latar belakang sebagai seorang kernet itu menyebut keberuntungan tak hinggap pada dirinya lantaran cedera. Bacca pun masuk di 20 menit terakhir dengan kondisi yang belum seratus persen.

"Saya pikir itu adalah kesialan harus mendapat cedera di saat latihan, namun saya senang karena bisa bermain beberapa menit hari ini untuk negara saya," katanya.

Kendati sedih Kolombia harus tersingkir, namun Bacca punya pemikiran bahwa menyingkirkan Brasil di rumah sendiri bakal jadi malapetaka. "Bangga atas apa yang sudah kami lakukan, sedih karena kami tak bisa lebih jauh, namun menyingkirkan Brasil bakal jadi malapetaka untuk negara," cetusnya. "Terima kasih untuk semua fans Kolombia untuk dukungan kalian!"

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics