Komisi Disiplin PSSI Denda PT Liga Indonesia Baru

Komdis memberikan sanksi laga tanpa penonton kepada Bali United, PSS, dan Persita.

Operator kompetisi sepakbola profesional PT Liga Indonesia Baru (LIB) dijatuhkan denda setelah dianggap gagal memberikan rasa aman dan nyaman pada hari terakhir pertandingan Liga 2 2018 di Stadion Pakansari Bogor.

Denda masing-masing Rp50 juta itu diberikan untuk pertandingan final antara Semen Padang dan PSS Sleman, serta perebutan tempat ketiga yang mempertemukan Kalteng Putra dengan Persita Tangerang pada 4 Desember. Total PT LIB dikenakan denda Rp100 juta.

Pada pertandingan final, suporter menyalakan flare sebelum laga berakhir. Sedangkan di perebutan tempat ketiga, fans Persita menginvasi lapangan, karena merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

Atas sikap suporter Persita, Komdis menjatuhkan sanksi kepada Pendekar Cisadane berupa hukuman tanpa penonton di lima pertandingan kandang. Selain itu, fans Persita juga dilarang hadir di laga lima tandang. Sedangkan PSS diberikan sanksi menggelar pertandingan kandang tanpa penonton dua kali, serta dendar Rp150 juta.

Sementara itu, Bali United mendapatkan sanksi dua laga kandang tanpa penonton, serta denda Rp200 juta akibat aksi suporter yang menyalakan flare, sehingga pertandingan terhenti beberapa kali. Denda Rp20 juga juga dikenakan kepada panitia pelaksana (panpel) pertandingan Bali United, karena dianggap gagal memberikan rasa aman dan nyaman.

Denda besar juga diterima PSMS Medan. Klub dijatuhi denda Rp150 juta akibat penyalaan flare saat menjamu Persebaya Surabaya, sedangkan panpel pertandingan dikenakan Rp20 juta.

Sejumlah klub lain yang menerima sanksi denda adalah PSM Makassar sebesar Rp 100 juta, karena adanya pelemparan botol dan nyanyian dengan kata tidak patut, serta PSIS Semarang senilai Rp45 juta, akibat pelemparan botol.

Sedangkan tiga pemain, yakni penggawa PSM Hasim Kipuw, striker Bhayangkara FC Elio Martins, dan gelandang PSMS Shohei Matsunaga masing-masing dikenakan hukuman larangan bermain di dua laga. Kipuw dan Martins mendapatkan tambahan hukuman berupa denda Rp20 juta, sementara Matsunaga sebesar Rp10 juta.

 



View this post on Instagram


Liga 1 2019 Akan Dimulai Usai Pemilihan Presiden RI . . Liga 1 2019 rencananya akan bergulir usai Pemilihan Presiden (Pilpres) pada tahun depan. Hal ini disampaikan COO PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigorshalom Boboy. . Menurut Tigor, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melaporkan kepada PSSI hasil dari penyelengaraan Liga 1 2018. Selain itu, ia juga bakal membahas tentang jadwal kompetisi strata teratas Tanah Air untuk musim depan. . Pilpres akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Artinya Liga 1 musim depan kemungkinan digelar akhir April atau awal Mei dan rencananya selesai pada Desember mendatang. . "Kami memiliki perencanaan setelah Pilpres karena kita ketahui bersama ada agenda yang belum selesai [Piala Indonesia], kemudian juga akan ada pramusim dan masa-masa kampanye yang mungkin akan memengaruhi perizinan. Jadi kami berpikir kompetisi setelah Pilpres," kata Tigor. . "Namun, kalau mungkin ada yang mengharuskan mundur ya bisa sampai Januari [2020]. Pramusim pun sampai sekarang belum ada opsi, saya tidak tahu apakah akan ada lagi Piala Presiden." . "Selain itu tim pun belum bisa beristirahat karena masih ada Piala Indonesia. Jadi dengan pertimbangan itu semua, yang paling penting saat ini adalah pertemuan dengan PSSI," tambahnya. . PT LIB benar-benar harus cermat membuat jadwal Liga 1 2019. Mengingat, ada sejumlah agenda untuk timnas Indonesia mulai dari Piala AFF U-22, hingga SEA Games yang berlangsung pada November.

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Rahmad Darmawan Ikut Bangga Jika Persija Juara
2. Persib Jumpa Bali United Di Final Liga 1 U-16
3. Vladimir Vujovic Gantung Sepatu
4. Juventus Samai Rekor Paris Saint-Germain
5. 25 Pemain Termahal Derby D'Italia
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1