Kompetisi Belum Jelas, Pro Duta FC Bubarkan Tim

Meski begitu, Pro Duta tetap akan memenuhi hak-hak ofisial dan pemain mereka sesuai asas kemanusiaan.

Klub Divisi Utama, Pro Duta FC, merasa jengah dengan situasi sepakbola Indonesia saat ini. Setelah mencoba mempertahankan tim di tengah ketidakpastian kompetisi dalam beberapa bulan terakhir, klub yang berbasis di Medan itu akhirnya memutuskan untuk membubarkan diri.

Itu juga tidak terlepas dari belum adanya kejelasan kompetisi yang akan dijalankan Tim Transisi. Pro Duta juga mengkritisi apa saja yang telah diterapkan PSSI maupun PT Liga Indonesia dalam mengelola kompetisi. Terutama terkait hak komersial terhadap klub-klub di Divisi Utama.

"Klub di bawah bendera PT Produta FC telah melalui tiga fase penting dalam kurun waktu tujuh tahun berkompetisi sejak fase Liga Indonesia (2008-2010), fase LPI, fase Liga Indonesia – DAH-LNM, di mana PDFC telah mendengar janji Federasi dan Liga mengenai kompetisi yang profesional yang memungkinkan klub-klub menghasilkan uang dan keuntungan komersial sebagai peserta kompetisi," tulis Pro Duta, dalam rilis resmi mereka. 

"Tapi janji itu tidak pernah terpenuhi di setiap periode manapun itu," tegasnya. 

"Berdasarkan aturan asas dan prinsip Badan Sepakbola Internasional dan Konfederasi Asia, maka PT Produta FC dengan ini memutuskan untuk membubarkan kepengurusan dan aktivitas klub Pro Duta dari kompetisi Divisi Utama dalam waktu sesegera mungkin," tambahnya.

"Hal ini juga tidak terlepas dari semakin beratnya biaya operasional latihan, akomodasi, makan, dan tentunya pembayaran gaji pemain dan ofisial yang terus berjalan tanpa kepastian arah dan tujuan kompetisi."

Sementara itu, terkait penyelesaian hubungan kerja ofisial dan pemain, manajemen tim Kuda Pegasus akan menyelesaikannya dengan mempertimbangkan status kompetisi sesuai keputusan PSSI dan PT Liga, serta memperhatikan azas kemanusiaan. 

"Adapun masa depan pemain muda yang telah diberikan pengalaman bermain di kompetisi ataupun di turnamen nasional dan internasional, diserahkan kepada kebijaksanaan PSSI dan Pemerintah sebagai pemegang otoritas sepakbola dan sebagai pemegang otoritas kebijakan tentang perencanaan, pengendalian pembangunan dan keamanan nasional," tuturnya. 

Lebih lanjut, Pro Duta tetap akan fokus mengelola aktivitas sepakbola melalui pembinaan usia muda hingga jenjang kompetisi/turnamen profesional melalui afiliasinya dengan klub-klub sepakbola di wilayah Eropa, Amerika Selatan dan Amerika Serikat.