Kondisi Barcelona Dinilai Mengkhawatirkan

Para pemain Barcelona dinilai terpecah-pecah dan kondisi yang menyebabkan tim perlahan-lahan melemah.

Situasi terkini Barcelona bisa dikatakan sedang tidak menentu menyusul kepergian Neymar dan baru-baru ini diempaskan dua kali oleh Real Madrid di ajang Piapa Super Spanyol, yang berakhir skor agregat 5-1.

Sejauh ini, Los Blaugrana belum menemukan suksesor sepadan Neymar, kendati mereka baru saja mewujudkan perekrutan Paulinho dari Tiongkok.

Philippe Coutinho dari Liverpool dan Ousmane Dembele yang memperkuat Borussia Dortmund saat ini tengah diusahakan manajemen Barca untuk merapat ke Camp Nou sebelum bursa transfer ditutup.
 
Situasi semrawut Barca saat ini membuat bek senior Gerard Pique cemas dengan masa depan skuat Ernesto Valverde dalam mengarungi periode 2017/18.

"Kami tidak sedang berada dalam momen terbaik kami," ujar Pique selepas dikalahkan Madrid.

"Tidak sekadar berbicara tentang tim ini, tapi klub secara umum. Kita semua mesti merapat, kita harus bersama."

Pique menekankan, betapa pentingnya bagi para pemain untuk menyatukan kembali ambisi mereka. Sang bek berpandangan, yang menyebabkan Barca saat ini limbung karena hilangnya kebersamaan di antara para pemain.

"Itu terlihat bahwa kami semua seperti akan berada di jalur yang berbeda-beda. Kami semua harus bersatu!"

Lebih lanjut, Pique tak sungkan mengakui superioritas laskar Zinedine Zidane, pelatih yang telah menghadirkan tujuh trofi selama menjabat sebagai pelatih kepala di Santiago Bernabeu.

Barca akan memulai petualangannya di musim baru La Liga 2017/18 dengan bermain kandang menghadapi Real Betis, Minggu esok.