Konflik Manajemen Persib Bandung & Firman Utina Berakhir

Manajemen PT PBB akhirnya memahami pernyataan yang dilontarkan Firman dalam beberapa hari terakhir.


Konflik antara manajemen Persib Bandung di bawah payung PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) dan Firman Utina telah berakhir. Itu setelah, terjadinya pertemuan antara PT PBB dengan Firman di Graha Persib, Rabu (9/12).

Sebelumnya, hubungan antara PT PBB dengan Firman sempat memanas lantaran pernyataan Firman yang dinilai menyudutkan manajemen Persib. Dalam pernyataannya kepada media, Firman berkeluh kesah mengenai haknya sebagai pemain usai menjalani turnamen Piala Presiden. 

Selain itu, terkait ada beberapa pasal dalam kontrak jelang Piala Jenderal Sudirman yang kurang bisa diterima olehnya. Pernyataan Firman pun sempat dibantah oleh Komisaris PT PBB Kuswara S. Taryono.

"Ini adalah pertemuan kebersamaan, kebersamaan di Persib yang tidak pernah terputus antara manajemen dan pemain. Jadi, tidak ada persoalan apapun antara Firman dan PT PBB," jelas Kuswara, kepada wartawan usai pertemuan.

Lebih lanjut, Kuswara mengungkapkan usai melakukan pertemuan dengan Firman, pihaknya memahami pernyataan Firman selama ini sebagai masukan kepada manajemen. Selanjutnya, masukan tersebut akan dijadikan sebagai pembenahan di dalam klub di masa mendatang.

"Ini bentuk perhatian dari Firman, yang tujuannya positif yaitu untuk kemajuan Persib. Ini hanya faktor komunikasi saja. Firman merupakan bagian tak terpisahkan dari Persib dan ke depan kami akan menjembatani antara pemain dan manajemen," ujar Kuswara.

"Ke depan jika masih ada pemain yang belum menandatangani kontrak, niat kami adalah ada keterpaduan antara tim dan pemain. Komunikasi ini yang maksimal, apapun soal Persib bisa komunikasikan langsung dengan kami," tambahnya.

Kuswara pun mengambil sisi positif dari hal ini. Nantinya, diharapkan tidak ada lagi polemik di internal tim Persib. "Akan ada komunikasi internal untuk ke depan. Kami hargai permohonan maaf Firman kepada kami, kami juga menyampaikan permintaan maaf yang sama," tuturnya.

Di lain pihak, Firman menyatakan apa yang ia ungkapkan belakangan ini serta merta untuk menjadikan Persib sebagai klub profesional yang lebih baik. Ia pun tak ingin konflik ini mengganggu konsentrasi tim yang saat ini sedang menjalani persiapan menghadapi PSMS Medan di gelaran Perisai Cup, 26 dan 30 Desember mendatang.

"Saya tidak ada maksud untuk mencela. Saya tidak bermaksud untuk memojokkan siapapun. Kemarin itu ada komunikasi dua arah yang terputus tapi akhirnya sekarang sudah jelas. Maksud dan unek-unek saya sudah dibicarakan dan sudah berakhir di sini," tegas Firman.(gk-68)