Kontra Sevilla, Pelita Bandung Raya Usung Misi Kemanusiaan

Manajemen Pelita Bandung Raya meminta agar ada penghormatan untuk Akli Fairuz dan bencana Banjir di Bosnia-Herzegovina pada laga kontra Sevilla.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Pelita Bandung Raya mendapat kehormatan menjajal kekuatan salah satu klub La Liga Spanyol, Sevilla. Dalam laga eksebisi yang digelar oleh LFP (federasi liga di Spanyol), bertajuk LFP World Challenge tersebut, PBR memiliki misi lain.

Klub yang baru memasuki musim kedua di kancah Indonesia Super League (ISL) itu, ingin bisa menyampaikan pesan kemanusiaan dalam laga kontra Sevilla, Minggu (22/5) esok. Pesan kemanusiaan itu tak lain berupa seremonial bagi wafatnya pesepakbola Persiraja Banda Aceh, Akli Fairuz, dan banjir yang melanda Bosnia-Herzegovina beberapa pekan ke belakang.

"Kami sudah membicarakan untuk memberikan penghormatan kepada Akli (saat menjamu Sevilla). Hal tersebut juga sudah kami minta saat melawan Persib Bandung kemarin (20/5)," kata CEO PBR, Marco Paulo, dalam acara jumpa pers di Jakarta, Rabu (21/5).

"Kami juga meminta momen untuk berkabung korban banjir di Bosnia. Karena pelatih kepala (Dejan Antonic) kami dan beberapa staf juga pemain kami memiliki hubungan dengan bencana itu. Jadi banjir tersebut juga terasa dalam keluarga (klub) kami," lanjut Marco.

Selain akan mengadakan momen berkabung dan menggunakan ban hitam, Marco juga mengatakan akan memberikan sumbangan kepada keluarga Akli, dan hal tersebut telah disepakati para pemain.

"Kita tahu bahwa Akli itu sebagai tulang punggung keluarga. Jadi saya pun meminta untuk menyisihkan hasil pertandingan untuk Akli, dan pemain pun sepakat untuk hal tersebut," tandasnya.

Sekedar mengingatkan, Akli merupakan pesepakbola Persiraja yang harus meregang nyawa akibat tekel kotor dari kiper PSAP Sigli Agus Rohman, pada laga Persiraja kontra PSAP, 10 Mei lalu.

Akli yang mendapat tendangan brutal dari Agus Rohman di bagian perut harus mengalami kebocoran pada saluran kantung kemih hingga meninggal dunia pada 16 Mei lalu.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.