Kritik Dejan Lovren, Jurgen Klopp: Saya Bisa Bikin Harry Kane Tak Dapatkan Bola!

Manajer Liverpool itu menarik keluar Lovren saat laga kontra Spurs baru berjalan sekitar 30 menit, ia pun mengkritik performa sang bek tengah.

Manajer Liverpool Jurgen Klopp merasa dirinya bisa menjalankan tugas dengan lebih baik dalam hal menghentikan Harry Kane ketimbang apa yang Dejan Lovren lakukan dalam laga kontra Tottenham Hotspur di Wembley.

Spurs menang telak 4-1 atas Liverpool dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (22/10). Hasil itu membuat tekanan untuk Klopp semakin besar karena timnya kini hanya menempati peringkat sembilan di klasemen sementara, tertinggal 12 poin dari Manchester City yang menempati urutan teratas.

Kane berhasil mencetak dua gol, dan juga menjadi kreator untuk gol Son Heung-min - yang merupakan gol kedua Spurs - gol itu yang membuat bos Liverpool geram, meski ia mengakui keempat gol tersebut seharusnya bisa diantisipasi dengan sederhana.

Dele Alli juga mencetak gol untuk tim tuan rumah, sementara upaya Son juga sempat membentur tiang gawang. Di laga tersebut tim asuhan Mauricio Pochettino itu beberapa kali mampu membongkar pertahanan Liverpool, itu bahkan membuat Lovren ditarik keluar saat laga baru berjalan sekitar setengah jam.

Dejan Lovren Harry Kane Jurgen Klopp GFX

"Jika saya terlibat di situasi seperti itu di lapangan, maka Harry tidak aka mendapatkan bola," kata Klopp kepada Sky Sports, setelah menyaksikan Lovren gagal menyundul bola lemparan kiper Spurs Hugo Lloris, yang kemudian membuat Kane terlepas dari penjagaan.

"Semua situasi itu sebenarnya bisa diatasi. Pertahanan kami yang sangat buruk. Di momen-momen menentukan semangat mereka lebih besar ketimbang kami."

"Sekarang kami harus menyadari bahwa kami yang harus bertanggung jawab atas hasil ini, tidak ada yang lain. Tentu kami bisa memperbaiki ini dan kami memang harus memperbaikinya."

"Semua yang terjadi sepanjang laga dan hasil yang kami dapatkan adalah akibat kesalahan kami - Tottenham bermain bagus, mereka perlu tampil bagus, tapi kami membuat mereka bisa melakukannya dengan terlalu mudah," ungkap manajer asal Jerman tersebut.