Kumis Adil Rami Jadi Jimat Keberuntungan Prancis

Antoine Griezmann sampai pelatih Didier Deschamps bahkan ikut menyentuh kumis Rami sebelum final Piala Dunia karena dianggap membawa nasib baik.

Adil Rami memang tidak pernah diturunkan di Piala Dunia 2018 ini, namun bek Prancis itu tetap dianggap memainkan peranan penting di balik keberhasilan negaranya menjadi juara.

Prancis keluar sebagai yang terbaik di Rusia setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di final yang digelar di Stadion Luzhniki, Minggu (15/7) malam WIB tadi, dengan Rami lagi-lagi tidak dimainkan oleh pelatih Didier Deschamps.

Meski bek berusia 32 tahun itu tidak terlibat di lapangan, Rami dan kumisnya justru menjadi jimat tersendiri untuk Les Bleus karena hampir semua penggawa menyentuhnya sebelum turun di partai final.

“Antoine Griezmann menyentuh [kumis] ini sebelum laga, dan bahkan manajer melakukan itu demi membawa keberuntungan,” kata Rami kepada TF1 seusai pertandingan.

“Ini sekarang menjadi kumis terkenal di Prancis. Saya takkan mencukurnya.”

Prancis dan ‘ritual aneh’ bukan lagi hal yang baru, mengingat 20 tahun silam Laurent Blanc pernah mencium kepala botak kiper Fabien Barthez yang juga dianggap sebagai pembawa nasib baik.

Adapun setelah menjadi juara, Rami memutuskan pensiun dari pentas internasional dengan total caps sebanyak 35 kali.

 

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. COCOKLOGI: Final & Pemain Terbaik Piala Dunia 2018
2. Juventus Seriusi Potensi Transfer Marcelo
3. RESMI: Persib Datangkan Striker Baru
4. Kylian Mbappe Ledek Balik Thibaut Courtois
5. Cristiano Ronaldo & Pemilik Seragam Nomor 7 Juventus

 

Footer Banner Piala Dunia 2018