Laga Persib Bandung Lawan Arema Cronus Dianggap Sebagai Simulasi Pembukaan PON Jabar

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum KONI, Jabar Achmad Saefudin.

Keinginan Persib Bandung menggelar laga penutup putaran pertama Indonesia Soccer Champoionship (ISC) A, melawan Arema Cronus di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) 27 Agustus mendatang, menuai pro dan kontra. Itu karena tempat tersebut sedang melakukan persiapan untuk pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar). 

Namun, ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Jabar Achmad Saefudin, mengatakan tak masalah bila pertandingan Persib dengan Singo Edan dilangsungkan di Stadion GBLA. Pasalnya, ia merasa partai itu sebagai gambaran situasi keramaian yang bakal terjadi ketika pembukaan PON XIX terjadi.

Menurut Achmad, ribuan suporter dari kedua klub yang bakal memadati stadion tersebut tak akan menggangu persiapan pembukaan ajang olahraga termegah di Indonesia tersebut. Sebab, ia menilai ini sebagai simulasi penyelenggaran PON XIX nanti.

"Laga Persib lawan Arema di GBLA sebenarnya sangat tepat digunakan untuk simulasi perparkiran, pengamanan karena Persib vs Arema bakal banyak menyedot penonton dan kendaraaan. Kondisi tersebut diprediksi sama seperti pembukaan PON pada 17 september," kata Achmad dikutip dari Galamedia

"‎Ini justru menjadi kesempatan simulasi karena nanti rombongan atlet dan ofisial kontingen menghadiri pembukaan PON menggunakan kendaraan bus dan kendaraan pribadi.‎ Karena sejatinya simulasi harus dalam kondisi prediksi banyak penonton dan kendaraan," ia menambahkan.

Sebelumnya, pengurus besar PON (PB PON) berharap pertandingan tersebut tidak dilaksanakan di Stadion GBLA. Ini karena pihak PB PON meyebutkan sudah banyak alat yang dipasang di berbagai sisi stadion, dan khawatir kedatangan para pendukung kedua tim dapat mengganggu persiapan pembukaan PON.

Topics