Lakukan Kesalahan Sendiri, Persiram Raja Ampat Kena Batunya

Peluang Persiram menuju delapan besar semakin menipis menyusul kekalahan telak 3-0 di kandang sendiri dari Persebaya.

LIPUTAN SANDY MARIATNA DARI SLEMAN Ikuti di twitter

Pelatih Persiram Raja Ampat Gomes de Oliviera menilai timnya memang pantas kalah melawan Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014, Sabtu (9/8) malam, di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Beberapa kesalahan di lini tengah dan belakang membuat tim berjuluk Dewa Laut itu kebobolan tiga gol tanpa balas oleh tamunya. Dan di lini depan, Persiram juga sering menyia-nyiakan beberapa kesempatan emas. Kesalahan-kesalahan sendiri itulah yang diakui Gomes Oliviera membuat timnya kembali harus menelan tiga kekalahan secara beruntun.

“Pada babak pertama kita cetak banyak peluang, sayang tidak terjadi gol. Lalu ada kesalahan lagi. Gol kedua dari lawan lahir karena kesalahan sendiri yang fatal. Akhirnya kita kalah 3-0. Kalau tidak melakukan kesalahan, mungkin hasilnya bisa beda. Melawan tim sekelas Persebaya seharusnya kami tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apapun” sesalnya selepas laga.

Hasil ini membuat Persiram terpaku di peringkat ketujuh klasemen Wilayah Timur dengan 20 poin dari 17 laga, terpaut lima poin dari peringkat empat, zona aman menuju babak delapan besar. Gomes menambahkan, “Semakin tipis [peluang ke delapan besar]. Kita butuh hasil laga tim lain dan juga harus memenangkan tiga laga terakhir. Kita akan berjuang,” ujarnya.

Untuk laga selanjutnya, Persiram dijadwalkan masih akan bermain dua kali di kandang melawan PSM Makassar dan Persiba Bantul, berturut-turut pada 13 dan 21 Agustus mendatang, sebelum mengakhiri ISL 2014 Wilayah Timur empat hari berselang kontra tuan rumah Persiba Balikpapan.

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.