Lapangan Buruk, Pemain Seleksi Persiba Balikpapan Cedera

Kondisi lapangan yang buruk juga membuat permainan Persiba dan BBT FC tidak berkembang di laga uji coba.

LIPUTAN ABRAHAM JOHAN DARI BALIKPAPAN
Akibat kualitas lapangan di Stadion Parikesit buruk, salah satu pemain asing yang sedang menjalani seleksi di Persiba Balikpapan, John Jean-Baptiste Agnini Agnimou, menderita cedera saat menang 4-0 dalam laga uji coba, Rabu (4/2) malam.

Dalam laga melawan klub lokal BBT FC, keempat gol Persiba dihasilkan melalui I Made Wirahadi pada menit ke-20, Antonio Teles (55), serta dua gol Jeky Pasarela (66 dan 71).

Permainan kedua tim tidak berkembang di laga uji coba tersebut, akibat kondisi lapangan yang buruk akibat hujan mengguyur sejak siang hari. Akibatnya, John Agnimou terpaksa ditarik keluar di babak pertama, karena mengalami cedera.

“Katanya hamstring, kita tunggu saja laporan tim dokter seperti apa. Karena kalau hamtring butuh waktu yang lama [untuk penyembuhan],” ungkap pelatih Eddy Simon Badawi kepada Goal Indonesia.

“Memang lapangan tidak bagus, jadi cukup memengaruhi. Itulah juga yang membuat permainan tak enak ditonton. Kita masih akan uji coba antara Jumat dan Sabtu, kita masih cari lawan. Mudah-mudahan tidak hujan, sehingga permainan akan enak ditonton.”

Kendati menang telak 4-0, Eddy Simon masih belum puas dari segi permainan, karena menilai skuat asuhannya masih memiliki banyak kelemahan.

“Kita memang masih banyak kelemahan, khususnya kombinasi. Itu yang menjadi catatan saya. Kita masih punya waktu untuk memperbaikinya, karena masih ada beberapa kali uji coba sebelum tampil di ISL,” kata Eddy Simon.

Walau begitu, Eddy Simon merasa senang, karena skema yang diterapkannya mampu diterjemahkan para pemain di atas lapangan. Eddy Simon memakai skema berbeda di babak pertama dan babak kedua.

“Sisi positifnya, skema kita berjalan baik. Tadi saya terapkan skema 4-4-2 diamond [di babak pertama]. Itu juga yang saya terapkan waktu di Padang [turnamen pramusim Piala Wali Kota Padang],” bebernya.

“4-4-2 diamond itu untuk memperkuat lini tengah. Di babak kedua baru saya ubah jadi 4-4-2 flat. Itu juga bagian dari strategi tergantung lawan yang kita hadapi.”

Eddy Simon juga memuji penampilan Jeky Pasarela yang baru mengkuti proses seleksi.

“Penampilannya bagus, dia cetak dua gol. Kalau Qifli Tamara mungkin dia kaget baru ikut seleksi. Padahal baru sama-sama datang, dan ikut seleksi,” tukasnya. (gk-54)

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.