Laporan Pertandingan: Arema Cronus 1-2 Semen Padang

Tim Kabau Sirah mampu memaksa Singo Edan menelan kekalahan pertama di kandang pada ISL musim ini.

OLEH DONNY AFRONI
Semen Padang sukses mematahkan keangkeran Stadion Kanjuruhan pada Indonesia Super League (ISL) musim ini setelah berhasil mengalahkan Arema Cronus 2-0, Rabu (21/5) malam WIB.

Dari enam laga sebelumnya di ISL, Arema mencatat hasil sempurna kala tampil di kandang. Sekalipun menelan kekalahan, posisi Arema tak tergoyahkan dari puncak klasemen sementara wilayah barat. Sedangkan Semen Padang naik ke posisi tiga dengan nilai 20, terpaut sepuluh angka dari Arema.

Babak pertama

Arema yang mendapat dukungan penuh dari langsung tancap gas usai wasit meniupkan peluit kick-off. Sebaliknya, Semen Padang mengawali laga dengan permainan bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik.

Skema permainan bertahan Semen Padang ini membuat Arema mengalami kesulitan untuk mendekati kotak penalti Kabau Sirah. Hilangnya sosok Gustavo Lopez sebagai pengatur permainan memberikan pengaruh terhadap penampilan Arema.

Kendati demikian, Arema masih sempat mendapatkan peluang untuk membuka keunggulan di menit ke-14. Tapi aksi Dendi Santoso menggiring bola hingga kotak penalti diakhiri dengan tendangan melambung di atas mistar gawang.

Selepas laga berjalan setengah jam, Semen Padang mulai keluar menyerang, dan memberikan ancaman berarti bagi I Made Wardhana. Walau begitu, tim tamu masih belum bisa mengubah papan skor.

Setelah gagal meneruskan umpan Esteban Vizcarra dari sektor kiri, Osas Saha akhirnya membuat kubu tuan rumah terkejut tiga menit sebelum babak pertama usai. Sukses melewati Munhar, sang bomber lantas merangsek ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras yang tak bisa dibendung I Made Wardhana. 1-0 untuk keunggulan tim tamu di babak pertama.

Babak kedua

Arema yang tertinggal satu gol berusaha menyamakan kedudukan di babak kedua ini, dan memberikan tekanan bertubi-tubi ke pertahanan Semen Padang. Namun tidak mudah bagi Arema menerobos pertahanan tim tamu.

Alih-alih memperkecil ketertinggalan, gawang Arema justru kebobolan lewat serangan balik cepat. Umpan lambung panjang dari belakang disambut Osas Saha yang berlari ke kotak penalti. Rekrutan anyar Semen Padang ini pun untuk kali kedua menjebol gawang Arema di menit ke-58.

Tersentak dengan gol itu, Arema makin meningkatkan serangan mereka. Ambisi mempertahankan rekor tak terkalahkan pun diusung Arema. Kendati demikian, tidak mudah menerobos pertahanan Semen Padang yang solid di laga ini.

Setelah tendangan keras Sunarto dapat dipeluk Jandia Eka Putra pada menit ke-69, Arema akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan lewat gol yang dihasilkan melalui tandukan Alfarizi menyambut bola set-piece di menit ke-84.

Di waktu tersisa, Arema terus menggempur pertahanan Semen Padang untuk menyamakan kedudukan. Kendati demikian, hingga peluit panjang ditiupkan wasit, Arema menemui kegagalan, sehingga harus mengakui keunggulan tamunya dengan skor 2-1.

Berikut susunan pemain kedua tim:
Arema: I Made Wardhana; Thierry Ghatuessi, Munhar (Samsul 60'), Alfarizi, Gilang Ginarsa (Benny 46'), Juan Revi, Hendro Siswanto, Dendy Santoso, Sunarto, Alberto Gonvalcves, Cristian Gonzales (Sukadana 42').
Cadangan: Ahmad Kurniawan; Purwaka Yudi, I Gede Sukadana, Arif Suyono, Samsul Arif, Benny Wahyudi, Irsyad Maulana.
Pelatih: Suharno

Semen Padang: Jandia Eka Putra; Saepulloh Maulana, Seftia Hadi, Ricky Ohorella, Novan Setyo Sasongko, Eka Ramdani, Yu Hyun Koo, Hendra Bayauw, Esteban Vizcarra, M Nur Iskandar (Airlangga 85'), Osas Saha.
Cadangan: Putra Syabilul; Hengki Ardiles, Jajang Paliama, M Rizal, Rudi, Airlangga Sucipto, Fahrizal Dillah.
Pelatih: Jafri Sastra

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.