Laporan Pertandingan: Arsenal 1-2 Ostersund

Ostersund sukses meraih kemenangan di Emirates Stadium, tapi tak menghalangi langkah The Gunners ke fase selanjutnya berkat keunggulan agregat.

Arsenal mengalami kekalahan 2-1 saat menjamu Ostersund dalam duel leg kedua babak 32 besar Liga Europa musim ini yang berlangsung di Emirates Stadium, Jumat (23/2) dini hari WIB.

Meski kalah, raksasa Liga Primer Inggris tetap lolos ke babak 16 besar lantaran menggenggam agregat kemenangan 4-2, setelah sebelumnya menang 3-0 pada pertemuan pertama di markas klub asal Swedia tersebut.

Unggul tiga gol secara agregat membuat The Gunners percaya diri untuk memainkan banyak pemain pelapis di laga ini. Meski begitu, mereka tetap mampu melakukan dominasi permainan sejak awal.

Hanya saja, hal itu tak diimbangi dengan barisan pertahanan solid yang justru membuat fans Arsenal ketar-ketir ketika Ostersund mampu mengejar ketertinggalan agregat dengan dua gol dalam kurun waktu berdekatan.

Ken Sema Ostersunds Arsenal

Serangan balik cepat pada menit ke-22 membuat klub Swedia memperoleh gol pertama. Striker Palestina, Hosam Aiesh lolos dari jebakan off-side dan tusukannya dari kanan diakhiri dengan tembakan mendatar yang menyentuh kaki Calum Chambers sebelum membobol gawang Arsenal.

Semenit berselang, Ken Sema menggandakan keunggulan Ostersund. Kembali berawal dari kelengahan barisan belakang Arsenal, gelandang internasional Swedia itu mencetak gol dengan tendangan kaki kiri. Skor 2-0 pun bertahan hingga turun minum.

Respons positif langsung ditunjukkan Arsenal saat mengawali babak kedua. Dua menit setelah jeda, kesalahan di barisan belakang Ostersund membuat Sead Kolasinac bebas menyambar umpan silang Hector Bellerin. Gol ini krusial bagi tuan rumah.

Setelah itu, pasukan Arsene Wenger kembali nyaman dalam bermain dan memiliki kans untuk bisa membuat kedudukan menjadi imbang pada menit ke-68 apabila sundulan Danny Welbeck mampu diantisipasi oleh kiper Ostersund, Aly Keita.

Arsenal terus mendominasi di sisa waktu paruh kedua dan Welbeck punya kans menghindarkan timnya dari kekalahan, namun aksinya di masa tambahan waktu gagal memperdaya Keita. Arsenal tetap lolos meski harus menelan kekalahan.