Laporan Pertandingan: Atletico Madrid B 2-1 Indonesia U-19

Atletico Madrid B cukup kesulitan menghadapi pemain Indonesia U-19 secara individu, meski akhirnya keluar sebagai pemenang.

OLEH FARABI FIRDAUSY Ikuti di twitter
Tim nasional Indonesia U-19 gagal menaklukkan lawan pertama mereka dalam lawatan ke Spanyol. Di mana Garuda Jaya harus menyerah 2-1 dari Atletico Madrid B di lapangan Campus de Verano, Selasa (16/9) malam WIB.
Meski begitu, Atletico pun tak mudah untuk bisa mengalahkan tim yang dilatih Indra Sjafri, bahkan Paulo Sitanggang mampu membuka gol terlebih dahulu menit ke-17 lewat tendangan yang cukup spektakuler.
Babak Pertama
Indonesia U-19 cukup tertekan di menit-menit awal laga bergulir, Atletico Madrid B yang turun tanpa pemain kunci mereka karena jadwal padat di liga tampil meyakinkan lewat kedua sayap. Ravi Murdianto pun mendapat ujian pertama di menit kelima ketika Borja Galan lolos dari pengawalan. Tapi tendangannya masih lemah.
Garuda Jaya mulai bermain nyaman ketika laga memasuki menit sepuluh, Ilham Udin Armaiyn secara tak terduga lolos dari perangkap off-side. Sayangnya Ilham terlambat melepaskan tendangan sehingga pemain belakang Atletico masih mampu melakukan blok.
Menit 17' Indonesia berhasil mencuri gol lewat Paulo Sitanggang. Pemain tengah energik tersebut melepaskan tendangan menukik keras dari luar kotak penalti dan tak mampu dihalau oleh kiper lawan, Bernabe Barragan.
Usai kejebolan, Atletico kembali menebar ancaman terus-menerus. Hasilnya, pada menit ke-24 Galan yang menguasai bola di sisi kiri kotak penalti mampu mengecoh Putu Gede untuk memberi umpan kepada Zubi. Gol pun tak terhindarkan sebagaimana Zubi berdiri bebas tanpa kawalan. 1-1.
Atletico tampil begitu rapih dan terorganisir saat bertahan. Lini tengah Indonesia cukup kesulitan untuk mengeksplorasi lini tengah, namun aksi individu dari para pemain Indonesia cukup baik dan membuat lawan sering melakukan pelanggaran.
Lima menit jelang turun minum Atletico masih jadi tim yang mendominasi laga, tapi pertahanan Indonesia lebih baik. Fatchu Rohman yang sektornya sering jadi incaran mulai cermat mengantisipasi pemain lawan untuk melepaskan umpan silang. Paruh pertama pun usai dengan skor sama kuat 1-1.
Babak Kedua
Indonesia memulai babak kedua dengan ngotot, kerja sama Ilham, Paulo dan Hargianto mampu menciptakan peluang. Ilham yang mampu mengirim umpan dari sisi kiri disambut oleh Paulo, bola yang dikuasai Paulo pun kemudian dioper kepada Hargianto untuk melepaskan tendangan jarak jauh. Tapi tendangan Hargianto melenceng tipis.
Atletico pun tak mau kalah, kesalahan Putu Gede di daerah sendiri mampu dimanfaatkan oleh Zubi. Beruntung Zubi juga tak cermat memaksimalkan kesempatan karena tendangannya lemah dan aman di tangkapan Ravi.
Permainan begitu terbuka di babak kedua, jual beli serangan terjadi silih berganti. Pemain dari Aletico sendiri cukup kelimpungan ketika harus merebut bola dari pemain-pemain Indonesia. Tubuh kecil pemain Indonesia membuat pemain lawan yang berpostur besar justru kerepotan.
Menit 56' Evan Dimas mampu mengirim umpan panjang yang jatuh tepat di kaki Muchlis Hadi. Striker tunggal Indonesia itu pun sedikit melakukan kontrol dan melepaskan tendangan placing yang masih membentur pemain belakang Atletico. Ini merupakan peluang emas pertama bagi Muchlis sepanjang laga yang sayangnya tak bisa disempurnakan.
Muchlis kembali berusaha untuk mencetak gol, aksi individualnya menghasilkan sepakkan jarak jauh di menit 64' yang sayangnya tidak menemui sasaran. Atletico malah mencetak angka lewat tandukkan kepala Ian Gonzales yang menerima umpan Benjamin Akoto dari sisi kiri di menit 66'. Umpan silang masih jadi hal yang sulit untuk Indonesia.
Pergantian mulai dilakukan kedua kubu, Indonesia sendiri memasukkan Dimas Drajat, David Maulana, Yabes Roni hingga Ichsan Kurniawan. Sedangkan Dari Atletico memasukkan Saeid Ezzatollahi dan Jelavic. Yang mencemaskan adalah Hargianto yang keluar dengan rasa sakit di lutut setelah berbenturan dengan pemain lawan di menit 75'.
Sudah mampu unggul Atletico pun bermain dengan tenang dan Indonesia kesulitan untuk membongkar pertahanan lawannya. Tak banyak peluang matang yang bisa diciptakan oleh anak asuh Indra Sjafri, dan laga pun berakhir 2-1 bagi tuan rumah.

//

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics