Laporan Pertandingan: Barcelona 2-0 Paris Saint-Germain

 Blaugrana melenggang mulus ke babak empat besar Liga Champions berkat keunggulan agregat 5-1 atas PSG di perempat-final. 

Barcelona sukses mengamankan kemenangan 2-0 atas Paris Saint-Germain dalam laga leg kedua perempat-final Liga Champions di Camp Nou, Rabu (22/4) dini hari WIB. Hasil ini memantapkan keunggulan agregat Blaugrana menjadi 5-1 dan membawa mereka menuju babak semi-final.

Babak Pertama: 

Tertinggal agregat skor 3-1 membuat PSG tak memiliki pilihan selain bermain terbuka dan menyerang demi mengejar defisit gol. Sementara di saat bersamaan, mereka tetap harus mewaspadai skema serangan Barcelona.

Neymar menjadi mimpi buruk bagi PSG seperti di leg pertama, menit ke-14 bintang asal Brasil tersebut mampu membuka keunggulan Barcelona di laga ini usai meneruskan terobosan Andres Iniesta Iniesta yang sebelumnya melakukan pergerakan sensasional dari lini tengah.

Le Parisien sempat membalas empat menit berselang selepas gol Neymar. Zlatan Ibrahimovic sempat membobol gawang Marc-Andre ter stegen namun dianulir akibat dalam posisi offside. PSG meningkatkan intensitas tekanan selepas dalam kondisi tertinggal.

Momentum untuk menyamakan skor laga ini sempat didapat pasukan Laurent Blanc, hanya saja gagal dimanfaatkan. Perlahan Barcelona kembali mendominasi selepas setengah jam permainan dan melepaskan sejumlah ancaman ke gawang Salvatore Sirigu.

Menit ke-34, Barcelona mampu menggandakan keunggulan mereka. Neymar yang berdiri tanpa kawalan di antara David Luiz dan Marquinhos tampak leluasa menyundul bola hasil umpan akurat Dani Alves. Hingga turun minum, keunggulan 2-0 tuan rumah bertahan.

Babak Kedua: 

Barcelona mengawali paruh kedua permainan dengan pergantian pemain, menarik keluar Iniesta dan memasukkan Xavi. Perubahan strategi tersebut tak mengurangi kreativitas lini tengah skuat arahan Luis Enrique yang tetap dominan dalam penguasan bola.

Seakan tak ingin kembali kecolongan, PSG tampak memperkuat lini pertahanan mereka yang bermain lebih ke dalam. Hanya saja, sebagai konsekuensi skema serangan yang mereka lancarkan cenderung sporadis dan mudah dibaca lawan.

Menit ke-60, Marco Verratti mendapat peluang terbuka untuk menipiskan ketertinggalan PSG. Menerima sodoran pendek Ibrahimovic, sayang sepakan gelandang mungil asal Italia itu masih menyamping tipis di kanan gawang Ter Stegen.

Meski tak segencar babak pertama, Barcelona masih menebar sejumlah ancaman ke pertahanan PSG melalui pergerakan Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar. Hanya saja efektivitas serangan tuan rumah tampak menurun dan kerap kandas.

PSG coba mengambil kesempatan dari menurunnya intensitas tekanan Barcelona. Menit ke-74, Ibrahimovic hampir mencatatkan namanya di papan skor. Masuknya Lucas Moura di sisa waktu babak kedua menambah daya gedor PSG, namun hingga laga usai kedudukan tak berubah.