Laporan Pertandingan: Barcelona U-18 1-0 Indonesia U-21

Kekalahan dari Barcelona U-18 membuat Indonesia tak pernah menang, dan tidak mampu menjebol gawang lawan.

OLEH DONNY AFRONI & MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Indonesia U-21 tak mampu memetik kemenangan dalam keikutsertaan mereka di turnamen turnamen COTIF di Valencia, Spanyol, Minggu (17/8) dinihari WIB, setelah menelan kekalahan tipis 1-0 dari Barcelona U-18.

Dengan hasil ini, maka Indonesia pulang dengan tangan hampa. Selain itu, tim besutan Rudy William Keeltjes tersebut juga tak mampu mencetak satu pun gol ke gawang lawan. Dari empat laga yang dilalui, Indonesia U-21 kebobolan delapan gol.
Babak pertama
Tampil menekan sejak menit awal, Barcelona langsung mendapatkan peluang di depan gawang Indonesia U-21. Tapi, tendangan salah satu pemainnya masih melambung di atas gawang.
Penyelamatan gemilang dilakukan kiper Indonesia U-21, Rangga Pratama, setelah menepis tendangan keras Ferran dari luar kotak penalti pada menit ke-12.
Dua menit berselang, Barcelona kembali memberikan ancaman lewat tendangan bebas Aitor. Namun, tendangannya masih membentur mistar gawang Indonesia U-21.
Isaac Padilla akhirnya berhasil memecah kebuntuan Barcelona pada menit ke-25, setelah mengonversikan umpan silang dari rekannya menjadi gol. Skor 1-0.
Unggul satu gol, membuat Barcelona semakin bersemangat untuk menekan pertahanan tim Garuda Muda. Sebaliknya, para pemain Indonesia U-21 terlihat kesulitan untuk keluar dari tekanan lawan. Namun hingga babak pertama usai, skor tetap 1-0 untuk Barcelona.
Babak kedua
Barcelona kembali tampil menekan lebih dulu sejak menit awal babak kedua. Peluang mereka dapatkan pada menit ke-36. Namun, tendangan salah satu pemain mereka kembali berhasil ditepis Rangga.
Tekanan pun tak berhenti sampai di situ. Beberapa kali serangan yang dilancarkan para penggawa Barcelona membuat lini belakang Indonesia U-21 kewalahan.
Tapi, penampilan gemilang dari Rangga yang mementahkan beberapa peluang emas Barcelona setidaknya mampu menghindarkan skuat asuhan Rudy William Keeltjes dari kebobolan lebih banyak gol.
Indonesia U-21 sendiri terlihat selalu dipaksa untuk bertahan, dan kerap kesulitan untuk membangun serangan saat menguasai bola. Para penggawa Barcelona tak memberikan kesempatan untuk Rudolof Yanto Basna dan kawan-kawan lama menguasai bola.
Menjelang laga berakhir, Barcelona mendapatkan dua peluang emas, tapi bisa digagalkan Rangga, sehingga skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit.

//

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics