Laporan Pertandingan: Chelsea 1-0 Crystal Palace

Chelsea memastikan diri sebagai juara Liga Primer Inggris 2014/15 menyusul kemenangan tipis 1-0 atas Crystal Palace di matchday ke-35.

Chelsea dipastikan sebagai yang terbaik untuk gelaran Liga Primer Inggris 2014/15 menyusul kemenangan tipis 1-0 atas tim London lainnya, Crystal Palace. Memainkan matchday ke-35, tim arahan Jose Mourinho itu harus berterima kasih kepada winger Eden Hazard yang memastikan timnya menjadi juara.

Kemenangan ini membuat perolehan Chelsea tak mungkin lagi dikejar oleh rival-rivalnya sebagaimana ini menjadi persembahan trofi EPL ketiga Mourinho kepada The Blues. Di sisi lain, kekalahan di pertandingan ini membuat Palace tertahan di urutan ke-12 dengan musim yang masih menyisakan tiga laga.

Babak Pertama

Sejak menit pertama, Chelsea berusaha untuk langsung mencetak gol. Didier Drogba yang ditempatkan di depan nyaris membuka asa timnya andai sundulannya menyambut umpan Cesc Fabregas tidak dipotong kiper Julian Speroni.

Pertandingan kemudian berjalan ketat dan peluang tidak lagi didapat hingga menit ke-27. Di menit tersebut, Drogba lagi-lagi menjadi aktor utama dengan ia yang mencoba menjebol gawang Speroni, kali ini lewat tendangan bebas. Meski sempat sukses mengecoh kiper lawan, sepakan yang ia lancarkan bisa ditangkal dan gawang Palace masih aman dari bahaya.

Palace arahan manajer Alan Pardew bukannya tanpa peluang. Tim asal London itu menebar ancaman melalui upaya Jason Puncheon tak lama berselang namun sepakan yang dilancarkan bisa diblok Cesar Azpilicueta dan John Terry yang menjadi pelindung bagi Thibaut Courtois.

Memasuki seperempat jam terakhir, The Blues berusaha membongkar ketatnya pertahanan lawan dengan mencoba melakukan tusukan dari berbagai penjuru. Sesaat sebelum interval pertama disudahi, wasit Kevin Friend menunjuk titik putih setelah terjadi pelanggaran dan meski Eden Hazard yang menjadi eksekutor sempat gagal di kesempatan pertama, rebound yang mengarah padanya disundul mantap untuk mengubah papan skor.

Babak Kedua

Di paruh kedua, manajer Jose Mourinho melakukan pergantian dengan menarik keluar Juan Cuadrado untuk John Obi Mikel. Sementara di kubu tamu, Pardew masih tetap mengandalkan formasi serupa seperti babak pertama.

Saat laga kembali digulirkan, Chelsea mulai meningkatkan penguasaan bola dan mencari gol lainnya untuk menyegel gelar juara. Di menit ke-56, bek Branislav Ivanovic mencoba peruntunganya dengan melesakkan tembakan keras dari jarak jauh, yang sayang arah bola tersebut masih melebar dari sasaran.

Berusaha memperbesar keunggulan timnya, Mikel yang baru menjejakkan kakinya di lapangan selama beberapa menit tak ketinggalan melakukan gempuran. Dua menit sebelum satu jam, tendangan yang ia lakukan memang mengarah tepat ke gawang, namun tak cukup untuk menjebol gawang Speroni.

Palace yang tak banyak menekan sesekali mengancam, terlebih lewat sayap. Di menit ke-70, Puncheon mencoba melepaskan tendangan voli dengan menyasar gawang Courtois yang masih tipis melebar sebagaimana itu merupakan kesempatan terakhir baginya sebelum digantikan Yaya Sanogo.

Di sepuluh menit terakhir, pertandingan mulai berjalan seru. Dimulai dari peluang Ivanovic yang melebar sampai tendangan Zaha yang diblok Courtois, Stamford Bridge mendapati waktu menegangkan.

Tim tuan rumah pada akhirnya dipastikan sebagai juara setelah wasit meniupkan peluit panjang dengan Palace yang gagal menyamakan angka. Adapun, kemenangan ini menjadikan perolehan poin Chelsea tak mungkin lagi dikejar oleh rival-rivalnya sekaligus menambah deretan prestasi Mourinho di dunia kepelatihan.