Laporan Pertandingan: Hapoel Be'er Sheva 3-2 Inter

Sempat unggul dua gol, Inter teledor hingga Hapoel Be'er Sheva sanggup bangkit untuk membalikkan keadaan sekaligus mengeliminasi wakil Serie A ini dari Liga Europa.

Diwarnai insiden kartu merah Samir Handanovic, Inter harus menyudahi petualangannya di Liga Europa setelah Hapoel Be'er Sheva secara spartan bangkit untuk menumbangkan utusan Serie A Italia ini di Yaakov Turner Toto Stadium.

Inter sempat unggul dua gol terlebih dahulu di paruh pertama, akan tetapi di 45 menit kedua duta Israel ini sukses mengejar ketertinggalan dengan mampu menyarangkan tiga gol yang membuat Nerazzurri mesti mengepak koper dari ajang Liga Europa.

Babak pertama

Di babak pertama, dominasi Inter begitu kental terasa. Anak-anak Stefano Pioli tampak berambisi besar untuk memenangkan pertandingan demi membesarkan peluang lolos mereka.

Laga baru berjalan 12 menit, gawang tuan rumah sudah jebol. Adalah sang kapten Mauro Icardi yang membuka keunggulan bagi Nerazzurri setelah dia memaksimalkan umpan terukur dari Eder Martins.

Publik Hapoel semakin senyap saat harus mendapati gawang tim kesayangannya kembali ternodai setelah Marcelo Brozovic menggandakan kedudukan bagi Inter. Sekali lagi, Eder menjadi penyervis, yang memudahkan Brozovic membawa Inter memimpin dua bola.

Hapoel hanya bisa termangu menyaksikan keunggulan dua gol bagi Inter sepanjang babak pertama.

Babak kedua

Selepas interval, perlahan tapi pasti, pasukan Bachar Barak bangkit. Team talk yang dilakukan sang pelatih membuahkan repons yang sangat bagus.

Kehadiran pemain-pemain seperti Sahar dan Ghadir memberikan pengaruh positif bagi permainan Hapoel. Memasuki menit ke-58, Lucio Maranhao memperkecil ketertinggalan ketika kolaborasinya dengan Radi menghasilkan gol.

Petaka hadir bagi Inter saat Handanovic diganjar kartu kuning kedua sehingga mengharuskan dia meninggalkan lapangan. Sejurus berselang, sepakan penalti yang dieksekusi Anthony Nwakaeme membuat publik Hapoel larut dalam kegembiraan. Skor kini jadi kuat, 2-2!

Dalam keadaan berimbang ini, Hapoel semakin menemukan sentuhan terbaiknya, terlebih selepas Inter minus satu pemain. Tak dinyana, tuan rumah sukses mendapatkan gol superdramatis di masa injury-time. Umpan Ghadir, sanggup dikonversi oleh Sahar menjadi gol penentu kemenangan bagi Hapoel.

Gol tadi menjadi penanda akhir dari pertandingan. Hapoel membuka kans lolos ke fase gugur, sementara Inter dipastikan tersingkir.