Laporan Pertandingan: Italia 1-1 Luksemburg

Kegagalan memaksimalkan serentetan kans mesti dibayar mahal oleh Italia saat menjamu Luksemburg.

OLEH DEDE SUGITA Ikuti di twitter
Italia secara mengejutkan harus puas dengan skor imbang 1-1 kala menjamu tim semenjana Luksemburg dalam uji coba jelang Piala Dunia 2014, Kamis (5/6) dinihari WIB.

Memimpin dini melalui Claudio Marchisio dalam partai di Verona ini, La Nazionale tak mampu mengonversi berjubelnya peluang untuk menambah keunggulan hingga akhirnya, lima menit sebelum peluit panjang, justru Maxime Chanot mencetak gol penyeimbang untuk Luksemburg.

Ini tentunya bukan hasil bagus untuk dibawa Italia bertolak ke Brasil. Hasil seri ini menandai laga ketujuh berurutan skuat Cesare Prandelli gagal memetik kemenangan, dengan rincian enam imbang dan satu kalah.

Babak Pertama

Unggul materi pemain atas sang tamu, Italia langsung menekan pedal gas sejak sepak mula dan langsung memetik hasil konkret saat permainan belum genap berjalan sepuluh menit,

Mengontrol dengan sempurna bola lambung Daniele De Rossi, Mario Balotelli meneruskannya dengan kiriman umpan matang ke arah Claudio Marchisio menggunakan sisi luar kakinya. Nama terakhir pun tanpa kesulitan berarti menanduk si kulit bulat dari jarak dekat.

Lima menit kemudian Balotelli kembali beraksi menusuk wilayah berbahaya Luksemburg. Tapi tembakannya dapat dihalau dengan baik oleh kiper Anthony Moris.

Mendekati setengah jam permainan, bintang AC Milan itu lagi-lagi harus mengakui ketangguhan Moris, yang mementahkan tembakannya setelah menerima umpan terobosan lambung dari Antonio Candreva.

Dominasi serangan terus menjadi milik Italia hingga babak pertama rampung. Lima menit jelang rehat kombinasi umpan antara Andrea Pirlo, Marco Verratti, dan Candreva dituntaskan dengan tembakan yang melebar tipis di sisi gawang dari nama terakhir.

Babak Kedua

Seperti di babak pertama, Italia langsung mengawali paruh kedua dengan tekanan gencar ke wilayah pertahanan Luksemburg.

Peluang menggandakan keunggulan pun segera datang tiga menit usai interval. Balotelli, setelah bertukar umpan dengan Verratti, melepas sepakan rendah yang berakhir sedikit terlalu lebar di tiang jauh.

SuperMario kembali mendapatkan kesempatan tak sampai sepuluh menit berselang. Menerima umpan Candreva, Balo melewati hadangan satu bek sebelum menghantam si kulit bulat dengan keras. Malang, upayanya kandas oleh mistar. Tak lama setelahnya gantian Candreva yang ditimpa nasib sial setelah sundulannya menabrak woodwork.

Terus-terusan tertekan, Luksemburg menunjukkan penampilan lebih baik menginjak pertengahan babak kedua dan dapat menguasai bola lebih lama. Satu kesempatan didapat dari tembakan jarak jauh Aurelien Joachim, namun itu tak terlalu merepotkan Gigi Buffon.

Setelahnya kembali Gli Azzurri yang menebar ancaman, lewat tembakan yang terlalu tinggi dari Candreva menyusul situasi tendangan penjuru. Delapan menit jelang bubaran, peluang sekali lagi hadir untuk Italia. Tetapi tendangan Alessio Cerci mampu dihadang oleh Moris di bawah mistar Luksemburg.

Banyaknya kans yang terbuang sia-sia pantas diratapi Italia karena di menit ke-85 Luksemburg di luar dugaan mampu menyeimbangkan kedudukan! Dari sebuah sepak pojok, Maxime Chanot melompat tinggi untuk kemudian menanduk bola. Buffon hanya bisa terpaku melihat gawangnya dijebol.

Tersentak, Italia langsung menggencarkan kembali tekanan dan nyaris memimpin lagi dalam tempo singkat. Sayang, kesempatan emas dari Ignazio Abate kandas oleh penyelamatan gemilang Moris.

Susunan Pemain

Italia (4-3-2-1): Buffon; Abate, Bonucci, Chiellini, De Sciglio; De Rossi, Pirlo, Verratti; Marchisio, Candreva; Balotelli.

Luksemburg (4-1-4-1-): Moris; Jans, Schnell, Chanot, Janisch; Philipps; Alves da Mota, Gerson, Mutsch, Bensi; Joachim.

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics