Laporan Pertandingan: Kroasia 1-3 Meksiko

Tiga gol ke gawang Kroasia dalam rentang sepuluh menit memastikan langkah Meksiko ke babak 16 besar.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter
Meksiko dipastikan menemani Brasil sebagai wakil Grup A yang lolos ke fase knock-out Piala Dunia 2014 usai menghajar Kroasia 3-1 di Arena Pernambuco, Recife pada Selasa (24/6) dini hari WIB. Tiga gol dalam rentang sepuluh menit di babak kedua yang berturut-turut dicetak Rafael Marquez, Andres Guardado, dan Javier Hernandez menjadi kunci kemenangan El Tri.

Hasil ini memastikan kelolosan Meksiko ke babak 16 besar dengan status sebagai runner-up Grup A di bawah pemuncak Brasil yang unggul selisih gol. Dengan demikian, pasukan Miguel Herrera bakal ditantang Belanda sebagai juara Grup B. Sementara Kroasia dipastikan tersingkir setelah hanya mampu mencetak gol hiburan melalui kaki Ivan Perisic. Kekalahan ini terasa semakin pahit bagi Kroasia setelah pemain pengganti mereka, Ante Rebic, diusir wasit menjelang laga usai.

Babak Pertama

Mengingat hasil imbang bukanlah hasil yang aman bagi kedua tim untuk bisa melaju ke babak selanjutnya, kedua tim sejak menit pertama gencar melakukan jual beri serangan dengan tempo permainan sedang. Kroasia mendapat peluang bagus di menit 14 ketika Ivan Rakitic mengawali serangan balik dari lini tengah. Bola lalu diteruskan kepada Ivan Perisic yang berlari bebas di sayap kanan, namun umpannya kepada Ivica Olic terlalu terburu-buru sehingga bola dapat dihalau oleh Rafael Marquez.

Tiga menit berselang setelahnya, giliran Meksiko yang memperoleh peluang. Kerjasama apik antara Giovani dos Santos dan Oribe Peralta mampu membuka ruang tembak bagi Hector Herrera. Sang gelandang langsung melepaskan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti, terarah dengan tepat ke gawang, namun masih menghantam mistar! Di menit 20, Meksiko kembali mendapat peluang emas ketika Peralta siap menyambar umpan terobosan dari lini tengah, sayang ia malah terjatuh.

Peluang berturut-turut tersebut membuat Meksiko semakin berani menyerang dan membuat Kroasia tertekan di pertengahan babak pertama. Sementara di kubu Kroasia, pergerakan Luka Modric maupun Rakitic berhasil dimatikan oleh para gelandang Meksiko sehingga kedua motor serangan Vatreni itu tampak mejal. Meski demikian, Kroasia tetap mampu membuat beberapa peluang seperti yang ditunjukkan Daniel Pranjic di menit 32 ketika tembakan jarak jauhnya masih melebar.

Kroasia yang mengandalkan serangan balik terus menebar ancaman. Di menit 39 misalnya, Ivan Perisic yang mengawali serangan cepat dari lini belakang Meksiko terpaksa dilanggar Marquez sehingga kartu kuning dicabut wasit. Namun, tendangan bebas yang dieksekusi Darijo Srna masih melebar. Menjelang babak pertama berakhir, sempat terjadi keributan setelah Andres Guardado menjegal Srna, namun keduanya bisa dipisahkan wasit. Hingga akhir babak pertama skor kacamata tidak berubah.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Kroasia terlihat lebih berani mengambil inisiatif serangan. Mereka tentu butuh gol mengingat di saat bersaaman Brasil tengah mengungguli Kamerun di Brasilia. Setelah gagal mendapat peluang berarti di awal babak kedua, Niko Kovac pun memilih memasukkan Mateo Kovacic guna menambah daya dobrak serangan. Sementara Miguel Herrera menarik keluar Dos Santos dan menggantikannya dengan Javier 'Chicharito' Hernandez.

Sejak pergantian itu, giliran Meksiko kembali mendominasi jalannya laga dengan menciptakan beberapa peluang dan juga drama. Ya, terdapat insiden kontroversial di menit 65 ketika Srna terlihat memblok tendangan keras Guardado menggunakan tangannya. Meski demikian, wasit tidak menggubris protes keras yang dilakukan para pemain dan ofisial Meksiko. Sepak pojok tetap dilanjutkan dan nyaris berbuah hasil, namun Vedran Corluka sukses menghalau bola tepat di garis gawang.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya terjadi di menit 72 ketika sepak pojok terukur Herrera sukses ditanduk dengan sempurna oleh Marquez yang sukses bersarang di gawang Stipe Pletikosa. Bahkan Meksiko hanya butuh tiga menit kemudian untuk menggandakan keunggulan. Berawal dari serangan balik, Peralta mampu mengirimkan bola ke tiang jauh di mana Guardado mampu menceploskan bola ke gawang kosong.

Strategi Kovac memainkan tiga penyerang di depan akhirnya kembali menjadi senjata makan tuan. Di menit 82, Chicharito dengan cermat mampu membaca pergerakan bola dari sepak pojok yang sempat mengenai Marquez. Striker Manchester United ini pun tinggal menanduk bola ke gawang kosong untuk membuat Meksiko semakin menjauh. Kroasia sendiri akhirnya bisa memperkecil keadaan menjadi 3-1 di menit 87 ketika Perisic, mamanfaatkan umpan cerdik Raktic, mampu membobol gawang Ochoa dari sudut sempit.

Sempat terjadi insiden kotor di menit 89 ketika pemain pengganti Kroasia Ante Rebic tampak sengaja menabrakkan kakinya ke sepatu Pena yang tengah membuang bola. Pena terbang dan terkapar kesakitan, sementara Rebic langsung diganjar kartu merah oleh wasit Ravshan Irmatov. Hingga injury time empat menit, skor 3-1 untuk kemenangan El Tri tidak berubah.

Susunan Pemain:

Kroasia (4-2-3-1): Pletikosa; Lovren, Corluka, Vrsalijko (Kovacic 58'), Srna; Pranjic (Jelavic), Modric; Rakitic, Perisic, Olic (Rebic 69'); Mandzukic.

Meksiko (5-3-2): Ochoa; Layun, Moreno, Marquez, Rodriguez, Aguilar; Guardado, Vazquez, Herrera; Dos Santos (Chicharito 62'), Peralta (Pena 79').

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.

Topics