Laporan Pertandingan: Leicester City 1-3 Chelsea

Senyum lebar merekah di wajah Jose Mourinho dan pasukannya setelah mereka berhasil mengatasi Leicester City untuk kian mendekatkan diri dengan titel liga.

OLEH SANDY MARIATNA Ikuti di twitter

Satu tangan Chelsea sudah menyentuh trofi Liga Primer Inggris berkat kemenangan comeback 3-1 atas Leicester City di King Power Stadium, Kamis (30/4) dini hari WIB. Tertinggal satu gol di babak pertama, pasukan Jose Mourinho secara luar biasa bangkit usai jeda lewat gelontoran tiga gol masing-masing melalui Didier Drogba, John Terry, dan Ramires.

Dengan demikian, The Blues tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi kontra Crystal Palace pada Minggu (3/5) mendatang di Stamford Bridge untuk benar-benar mengunci gelar Liga Primer.

Babak Pertama

Masih tanpa diperkuat Diego Costa di lini depan dan minus Thibaut Courtois di posisi kiper, Chelsea mengawali partai di markas Leicester ini dengan kurang meyakinkan. Tuan rumah dengan gagah berani mampu menampilkan pertahanan kuat yang sulit ditembus dan juga berani keluar menyerang.

Jual beli serangan pun tak terelakkan di sepanjang 30 menit pertama. Sayang, buruknya sentuhan akhir oleh kedua tim membuat peluang sulit tercipta. Misalnya, umpan manis Willian yang membelah kotak penalti di menit 15 gagal dimaksimalkan oleh Didier Drogba setelah tendangannya terlalu lemah dan melenceng.

Peluang berarti baru tercipta di menit 40 ketika Paul Konchesky berhasil menyambut umpan silang. Bola lantas berhasil ditepis Petr Cech dan sempat mengenai mistar. Saat itulah kemelut di area penalti Chelsea terjadi. Tercatat, ada dua kali upaya tembakan dari Leicester yang berhasil diblok. Nyaris saja Chelsea kebobolan!

Tekanan yang diberikan Leicester ternyata belum berhenti. Dalam skema serangan balik di masa injury time babak pertama, crossing mendatar Jamie Vardy sepertinya bakal dihalau mudah oleh Cesar Azpilicueta. Akan tetapi, full-back Chelsea itu terpeleset. Akibatnya, umpan silang tersebut berhasil disambar Marc Albrighton untuk membawa Leicester menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Babak Kedua

Chelsea ternyata langsung merespons ketertinggalan mereka dengan cepat di paruh kedua. Tepatnya di menit 48 ketika Didier Drogba, yang terlihat diam di babak pertama, mampu menuntaskan crossing dari Branislav Ivanovic untuk menaklukkan Kasper Schmeichel. Skor pun kembali seimbang.

Gempuran serangan tim tamu terus berlanjut. Dua menit selang gol penyama tersebut, Chelsea seharusnya bisa menyamakan skor, namun tembakan Drogba, yang berada dalam posisi bagus, melenceng jauh di atas mistar. Pun halnya dengan sontekan Cesc Fabregas tak lama berselang dan sepakan Drogba dari sudut sempit yang masih melebar di menit 62.

Pada akhirnya, pertahanan Leicester runtuh juga dalam 15 menit terakhir seiring Chelsea mampu mencetak dua gol dalam periode waktu tersebut. John Terry mengawalinya di menit 79 setelah menyambar bola muntah tandukan Gary Cahill yang menyambut sepak pojok Fabregas untuk membuat Chelsea membalikkan keadaan.

Di menit 83, Ramires kemudian melanjutkan performa gemilang Chelsea di babak kedua setelah tembakan kerasnya dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan Fabregas, tak bisa dibendung oleh Schmeichel. Gol cantik dari gelandang asal Brasil itu sukses membunuh laga sehingga Chelsea berhasil memantapkan skor 3-1 hingga laga berakhir.

Susunan Pemain

Leicester City: Schmeichel, Wasilewski, Huth, Morgan, Albrighton, King, Cambiasso, Drinkwater, Konchesky, Vardy, Ulloa.

Cadangan: Schwarzer, De Laet, Hammond, James, Mahrez, Wood, Kramarić

Chelsea: Cech; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires, Matic; Willian, Fabregas, Hazard; Drogba

Cadangan: Courtois, Filipe Luis, Zouma, Ake, Mikel, Oscar, Cuadrado

addCustomPlayer('t15atpus7ys1f9p2w3om019e', '', '', 620, 540, 'perft15atpus7ys1f9p2w3om019e', 'eplayer4', {age:1426475269510});

RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.